21 January 2020, 10:25 WIB

Dikonfirmasi Terjadi Penularan Koronavirus Antarmanusia di Wuhan


Deri Dahuri | Internasional

PENULARAN antarmanusia dari strain baru koronavirus telah ditemukan di Tiongkok. Selama ini, virus yang menyebabkan pneumonia di Kota Wuhan, Tiongkok, masih belum dipastikan terjadi penularan antarmanusia.

Dengan telah dikonfirmasi adanya penularan koronavirus baru antarmanusia, semakin muncul kekhawatiran akan terjadi wabah sebagaimana SARS. Penyebaran kian dicemaskan dengan bersamaan banyak warga Tiongkok yang melakukan perjalanan untuk mengisi liburan Tahun Baru Imlek.  

Zhong Nanshan, Kepala Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok, mengatakan, Senin (20/1), pasien-pasien yang terinfeksi virus baru dan dirawat di rumah sakit tidak boleh dikunjungi sanak saudara mereka di Kota Wuhan. 

Kota Wuhan adalah kota yang ditemukan pertama pasien dengan gejala pneumonia sebelum menyebar ke kota lian termasuk ke dua negara Asia lainnya, Jepang dan Thailand.   

"Sekarang, ini dapat dikatakan pasti bahwa ada fenomena penularan antarmanusia," kata Zhong saar diwawancarai televisi pemerintah Tiongkok, CCTV.  

Zhong menegaskan bahwa dua orang di Provinsi Guangdong, selatan Tiongkok, terserang penyakit dari keluarga yang baru datang dari Wuhan.  

Ia menambahkan 14 petugas media yang menangani pasien koronavirus juga telah terinfeksi. Dengan kejadian itu, muncul kekhawatiran penularan coronavirus baru bisa menyebar lebih luas dan lebih cepat.    

Baca juga : Tiongkok Konfirmasi Korban Tewas Keempat Akibat Koronavirus

Strain dari coronavirus baru telah meningkatkan kewaspadaan tinggi karena ini memiliki hibungan dengan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang telah menewaskan sekitar 650 orang di daratan Tiongkok dan Hong Kong selama 2002-2003.

Sejauh ini, laporan dari CCTV mengatakan jumlah orang yang terdiagnosis terinfeksi koronavirus baru telah meningkat menjadi 218 orang. 

Pada Senin (20/1), Korea Selatan juga melaporkan kasus pertama infeksi koronavirus yang menimpa perempuan berusia 35 tahun yang baru datang dari Kota Wuhan, Tiongkok.  Sebelumnya, tiga orang terinfeksi di luar Tiongkok yakni dua orang Jepang dan satu orang di Thailand.  (AFP/Aljazeera/OL-09) 

BERITA TERKAIT