20 January 2020, 22:58 WIB

PBB dan Uni Eropa Baik Gencatan Senjata Konflik Libia


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

KANSELIR Jerman Angela Merkel mengundang 11 negara dan lima organisasi internasional ke Berlin, Minggu (19/01), untuk membahas konflik di Libia. Semua pihak sepakat mengawasi penerapan gencatan senjata.

Merkel mengatakan konferensi sehari di Berlin telah menciptakan 'semangat baru' untuk menemukan solusi bagi konflik di Libia. Para pemimpin dunia yang menghadiri KTT sepakat untuk menerapkan embargo senjata yang ketat. Kedua pihak yang bertikai sepakat menghentikan pertempuran.

Kesepakatan embargo senjata ditandatangani oleh 16 negara dan organisasi internasional yang hadir di Berlin. Embargo senjata itu akan diawasi dengan ketat di bawah koordinasi PBB.

Kedua pihak yang bertikai, Perdana Menteri Libia Fayez Sarraj dan Jenderal Khalifa Haftar juga hadir di Berlin, sekalipun tidak melakukan pembicaraan secara langsung.

"Kami menyetujui rencana komprehensif ke depan. Saya dapat mengatakan bahwa semua peserta bekerja sangat konstruktif bersama-sama," kata Merkel usai pertemuan puncak.

"Kita semua sepakat bahwa kita harus menghormati embargo senjata, dan bahwa itu harus diawasi lebih ketat daripada sebelumnya," tandasnya. (DW/OL-8)

BERITA TERKAIT