20 January 2020, 20:45 WIB

Ada Antraks Lintas Binatang di Gunungkidul Diperketat


Ardi Teristri Hardi | Nusantara

SEBANYAK 27 orang di Desa Gombang, Ponjong, Gunungkidul, dinyatakan positif antraks. Lantaran itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY memperketat lalu lintas hewan ternak keluar-masuk Gunungkidul.

"Kita minta supaya pengawasan binatang masuk-keluar dari dan ke Jogja pengamannyanya lebih ketat supaya tidak terjadi seperti kemarin (penularan antraks)," kata Sekretaris Daerah Pemprov DIY, Kadarmanta Baskara Aji, Senin (20/1) di Kompleks Kepatihan.

Dari sisi kesehatan manusia, lanjut Baskara Aji, Dinas Kesehatan telah melakukan sosialisasi dan edukasi terkait penanganan binatang yang
terindikasi gejala Antraks. Dengan penanganan yang sudah dilakukan, penyakit antraks diharapkan tidak menyebar ke wilayah lain.

Ia mengatakan, penanganan pasien yang terkena antraks sudah ditangani dengan baik. Dengan penanganan yang dilakukan diharapkan mereka cepat sembuh.

Gubernur DIY kembali mengingatkan, masyarakat agar berhati-hati dengan hewan yang sakit dan mati mendadak. "Wong sehat begitu mendadak mati kok dibagi-bagikan. Nek antraks ya kena semua," kata Sultan.

Hewan yang sakit dan ada gejala antraks sebaiknya segera diperiksakan ke dokter hewan. Hewan yang sakit atau mati mendadak tersebut jangan disembelih dan dagingnya dibagi-bagikan ke warga. (OL-13)

 

 

BERITA TERKAIT