20 January 2020, 20:22 WIB

Cawagub DKI Wajib Paham Visi-Misi Anies-Sandi


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan calon wakil gubernur DKI harus memahami visi-misi dalam kampanye saat Pilkada dan diterjemahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022.

Anies berharap meski kandidat yang nantinya terpilih baru mendampinginya di tengah-tengah masa jabatan, kandidiat itu sudah memahami betul arah kebijakan yang akan diterapkan di sisa masa jabatan yang tersisa dua tahun ini.

"Harapan saya adalah siapapun yang nanti terpilih, dia mengikuti semua visi misi yang ada di 2017-2022. Jadi meskipun tidak, kalau Pak Sandi kan sama-sama kampanye, jadi meskipun tidak ikut kampanye, tapi harus ikut pada semua janji kampanye kita," kata Anies di Jakarta, Senin (20/1).

Anies pun enggan berkomentar terkait kapasitas dua nama cawagub baru yang diumumkan siang ini oleh dua partai pengusungnya di Pilkada 2017 yakni PKS dan Partai Gerindra.

Menurutnya, kedua partai tersebut telah paham betul sosok cawagub seperti apa yang dibutuhkannya untuk memimpin Ibu Kota.

"Partai politik pasti sudah mempertimbangkan dengan matang. Karena itu dari dulu saya sampaikan bahwa hak dan kewenangannya ada pada partai politik dan saya teruskan kepada mereka," tuturnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu lebih lanjut menerangkan bahwa dirinya tidak memberikan tenggat waktu terhadap proses pemilihan wagub DKI yang akan berlangsung di DPRD DKI Jakarta sesuai dengan UU No 10 tahun 2016 tentang Pilkada.

Baca juga: PKS - Gerindra Sepakati Dua Nama Cawagub DKI

Di samping itu, Anies tidak merasa ada kesulitan dalam beban kerja meski sudah 1 tahun 5 bulan tidak didampingi oleh wagub setelah ditinggal mengundurkan diri oleh Sandiaga Uno yang sebelumnya mengikuti Pilpres 2019.

Namun, ia mengakui cukup kerepotan membagi waktu untuk agenda seremonial yang harus dihadiri.

"Seperti yang saya sering bilang, banyak acara-acara yang lebih banyak yang seremonial yang tidak bisa/sulit diwakilkan. Tapi kalau dari sisi pekerjaan sih alhamdulillah sejauh ini berjalan dengan baik," ungkapnya.

Sebelumnya siang ini PKS-Partai Gerindra mengumumkan dua nama baru pengisi cawagub DKI yakni dari PKS ada Nurmansyah Lubis yang sebelumnya pernah menjadi anggota DPRD DKI Jakarta selama dua periode.

Sementara dari Partai Gerindra ada Ahmad Riza Patria yang juga sudah dua kali terpilih sebagai anggota DPR RI.

Dua nama ini menggeser dua kader PKS yang sebelumnya lolos tes kepatutan untuk menjadi cawagub yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. (A-4)

BERITA TERKAIT