20 January 2020, 19:18 WIB

Wapres Minta Teknologi Iradiator Gamma Dikembangkan


Emir Chairullah | Ekonomi

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin meminta Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional mengembangkan teknologi iradiator gamma untuk kepentingan pertanian dan perikanan. Menteri Ristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, Wapres meminta dirinya terus mendorong Badan Tenaga Atom Nasional (Batan) menambah peralatan iradiator gamma untuk mengawetkan makanan.

“Saat ini alatnya baru ada satu di Serpong. Pak Wapres meminta agar alat ini bisa ditambah di beberapa tempat di Indonesia,” katanya di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (20/1).

Ia menjelaskan, adanya teknologi ini bisa industri makanan berbasis pertanian dan perikanan di Indonesia lebih kompetitif. Adanya teknologi membuat produk berbasis pertanian dan perikanan bisa lebih awet. “Makanan bisa tahan sampai mingguan. Dengan demikian, pengusaha UKM di sektor makanan bisa mengekspor produknya atau memasarkannya di berbagai tempat di Indonesia,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, alat iradiator gamma itu akan ditempatkan di sekitar pelabuhan-pelabuhan utama di Jawa. Dengan demikian, produk yang dihasilkan produsen bisa diproses melalui iradiator gamma sebelum dijual. Jadi sebelum dijual atau diekspor tadi, mereka dimasukan di iradiaotr gama dulu supaya lebih tahan lama. “Jadi sebelum dijual atau diekspor tadi, mereka dimasukan di iradiator gamma dulu supaya lebih tahan lama,” paparnya.

Bambang menyebutkan, berdasarkan hasil pertemuannya dengan Wapres terungkap bahwa prospek bisnis dengan menggunakan teknologi iradiator gamma ini terbilang menjanjikan. Karena itu, dirinya mengusulkan agar Batan membuat kerja sama dengan Pemda ataupun melalui skema KPBU untuk mengembangkan teknologi ini. “Jadi tidak harus bergantung kepada APBN,” ujarnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT