20 January 2020, 12:52 WIB

Lima Kawasan Wisata Labuan Bajo Harus Rampung Tahun ini


Desi Angriani | Nusantara

PRESIDEN Joko Widodo memerintahkan pengembangan destinasi super premium Labuan Bajo dimulai tahun ini.

Lima zona yang perlu dibenahi antara lain Bukit Pramuka, Bukit Air, pelabuhan peti kemas, kawasan Marina dan Kampung Ujung.

"Kita perlu sekali melakukan integrasi, baik yang berkaitan dengan kerapian, kebersihan, dan kenyamanan, keamanan bagi para wisatawan,'' ujar Presiden, Senin (20/1).

Jokowi menjelaskan lima zona tersebut akan menjadi sebuah ruang publik dengan pemandangan indah. Kawasan tersebut dipercaya menjadi generator penggerak pembangunan serta pusat aktivitas masyarakat di Labuan Bajo.

"Sehingga menghadirkan sebuah landscaping yang indah yang menjadi generator penggerak pembangunan kawasan pusat aktivitas masyarakat di Labuan Bajo," ungkap dia.

Selain itu, pembangunan runway dan terminal di Labuan Bajo juga dimulai tahun ini. Infrastruktur tambahan tersebut akan membuat traffic penerbangan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu semakin tinggi.

"Karena semua sudah siap dan kita harapkan nantinya bandara ini akan mendapat lalu lintas," tambahnya.

Pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp1,7 triliun untuk membenahi kawasan wisata Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Anggaran tersebut meningkat dari 2019 yang sebesar Rp1,54 triliun dan disalurkan melalui lima kementerian. Di antaranya Kementerian PUPR menyumbangkan dana sebesar Rp979,3 miliar, Kementerian Perhubungan Rp435,04 miliar, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rp244,74 miliar, Kemendes PDTT Rp21,72 miliar, dan Kementerian LHK Rp29,23 miliar. (OL-2)

BERITA TERKAIT