20 January 2020, 14:30 WIB

Boris Johnson Doakan Pangeran Harry dan Istrinya


Willy Haryono | Internasional

PERDANA Menteri Inggris Boris Johnson mendoakan yang terbaik untuk masa depan dan kehidupan baru Pangeran Harry dan istrinya, Meghan.

Berdasarkan kesepakatan dengan Ratu Elizabeth II, Harry dan Meghan sudah tidak akan lagi menggunakan gelar kerajaan dan juga berhenti menerima dana publik Inggris.

Berbicara kepada awak media di sela-sela dialog konflik Libya di Berlin, Minggu (19/1), PM Johnson mengaku yakin keluarga kerajaan akan selalu mendukung Harry, Meghan, dan anak mereka, Archie.

"Saya rasa seluruh masyarakat di negara kami ingin mendoakan yang terbaik untuk masa depan mereka," ucap PM Johnson, dikutip dari BBC.

Baca juga: Pangeran Harry Mengaku Sedih Berpisah dari Keluarga Kerajaan

Ratu Elizabeth II mengeluarkan pernyataan perdananya mengenai Harry saat mendatangi sebuah gereja di dekat Sandringham pada akhir pekan kemarin. Ia berharap cucunya tersebut dapat menjalani "hidup baru yang damai dan bahagia."

Harry juga muncul di hadapan publik dalam sebuah acara di London. Ia mengaku merasakan "kesedihan mendalam" karena harus melepaskan gelar kerajaan, meski semua ini merupakan keinginannya.

"Saya merasa sangat sedih," ucap Harry.

Selain kehilangan dana publik, Harry dan Meghan juga diharuskan membayar 2,4 juta pound sterling (setara Rp42 miliar) yang telah digunakan untuk merenovasi Frogmore Cottage, rumah mereka di Inggris.

Harry juga harus kehilangan gelar militer dan penghargaan yang telah diterimanya dalam dua tur bersama jajaran militer Inggris di Afghanistan.

Walau gelar dan dana publiknya dicopot, Harry menegaskan tetap "sangat menghormati" Ratu Elizabeth II.

"Saya akan selalu menghormati nenek dan komandan saya. Saya juga berterima kasih atas dukungan keluarga terhadap Meghan dan saya dalam beberapa bulan terakhir," ungkap Harry. (OL-1)

BERITA TERKAIT