20 January 2020, 12:13 WIB

DPRD: Revitalisasi Monas untuk Formula E, bukan RTH


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KETUA DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi angkat bicara soal penebangan ratusan pohon di kawasan selatan Monas. Ia membeberkan rencana revitalisasi Monas yang diajukan Pemprov DKI ialah untuk Formula E 2020, bukan untuk ruang terbuka hijau.

"Bukannya tidak tahu, kita tahu. Tapi kan di (rapat) banggar revitalisasi Monas itu kaitannya dengan penyelenggaraan Formula E, bukan untuk tebang-tebang pohon begitu," tutur Pras sapaan akrabnya saat dihubungi, Jakarta, Senin (20/1).

Pras mengatakan, dalam rapat di banggar APBD 2020, Pemprov DKI menjabarkan nantinya lapangan Monas akan dibuat sirkuit Formule E 2020. Serta bagaimana pengalihan ruas jalan untuk perlintasan ajang balap mobil listrik itu.

Baca juga: Revitalisasi Monas Untuk RTH dan Kegiatan Pemerintahan

Pras juga menuturkan, untuk membuat sirkuit tersebut tidak mengorbankan pohon-pohon di kawasan Monas itu. Diketahui, sebanyak 190 pohon ditebang Pemprov DKI.

"Kalau alasannya untuk penghijauan ke depannya, ini tidak menambah luas RTH baru kok. Kalau saya bilang sih mubazir karena ini uang rakyat. Saat ini lagi takut-takutnya nih sama banjir. Kenapa anggaran segitu besar bukan buat penanganan banjir," tukas Pras.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Heru Herwanto mengatakan proses revitalisasi itu sudah mulai dilaksanakan pada 2019. Hal itu bersamaan dengan revitalisasi Masjid Istiqlal dan kawasan di sekitar Lapangan Banteng.

Adapun anggaran yang disepakati antara DPRD dan Dinas Citata untuk merevitalisasi kawasan Monas adalah Rp114,47 miliar.

"Ketiga wilayah tersebut nantinya akan terhubung dengan jalur pejalan kaki yang lebar dan rapi," ungkap Heru dalam keterangan resminya, Minggu (19/1). (OL-1)

BERITA TERKAIT