20 January 2020, 04:50 WIB

Mari Bergotong Royong


Media Indonesia Edisi 21 Oktober 2014 | Politik dan Hukum

SUASANA meriah penuh kebersamaan dan kegotong-royongan mewarnai pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sepanjang hari hingga malam hari kemarin. Jokowi diambil sumpah sebagai Presiden ke-7 RI dan JK sebagai Wakil Presiden ke-12 RI dalam sebuah upacara pelantikan yang dipimpin Ketua MPR Zulkifli Hasan di Ruang Rapat Paripurna I, Gedung MPR, Jakarta, kemarin.

Seusai dilantik, Jokowi dalam pidato pertamanya mengajak seluruh komponen bekerja dan bergotong royong membangun bangsa.

"Saatnya kita menyatukan hati dan tangan. Kerja besar membangun bangsa tidak mungkin dilakukan sendiri oleh presiden, wakil presiden, ataupun jajaran pemerintahan yang saya pimpin, tetapi membutuhkan topangan kekuatan kolektif yang merupa kan kesatuan seluruh bangsa."

J o ko w i m e n a m b a h k a n , i a meyakini tugas sejarah yang berat bisa dipikul bersama dengan persatuan, gotong royong, dan kerja keras. Persatuan dan go tong royong meru pa kan sya rat menjadi bangsa besar. "Kita tidak akan pernah besar jika terjebak dalam keterbelahan dan ke t e r p e c a h a n .Ki ta tidak pernah betul-betul merdeka tanpa kerja keras."

Dalam pidato Jokowi juga me nekankan komitmen mewujud kan Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian da lam kebudayaan.

Selain Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presi den ke-5 RI Megawati Soekarno putri, upacara pelantikan juga dihadiri seluruh petinggi parpol Koalisi Merah Putih, yakni Prabo wo Subianto, Aburizal Bakrie, Hatta Rajasa, Akbar Tandjung, Achmad Muzani, Eddhy Prabowo, Anis Matta, Agus Hermanto, dan para petinggi KMP lain. Pelantikan Jokowi-JK juga dihadiri oleh 672 dari 685 anggota MPR.Bersatu Seusai dilantik, Jokowi-JK diarak menggunakan kereta kencana da ri Bundaran Hotel Indonesia menuju Istana Merdeka. Su hu terik Jakarta yang sempat mencapai 37 derajat celsius membuat Jokowi-JK harus melepas dasi dan meng gulung le ngan panjang ke meja mereka.Namun, udara panas tidak menghalangi ratusan ribu warga berduyun-duyun dalam suasana kebersamaan mengantarkan kedua pemimpin ke Istana.

Petinggi negara pun mendorong kebersamaan dan kegotongroyongan itu. Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan demokrasi adalah roh kebangsaan. Menurut dia, lawan politik adalah mitra untuk berbuat baik kepada rakyat. Ia mengharapkan Jokowi-JK sukses menjalankan pemerintahan selama lima tahun hingga 2019.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berharap yang terbaik bagi negeri ini di bawah pimpinan Jokowi-JK. Ia memuji pidato kenegaraan perdana Jokowi. "Pidatonya bagus, insya Allah kita akan bekerja sama yang baik," kata dia.

Ketua DPR RI Setya Novanto menilai Jokowi ingin membawa bangsa ini berkembang di semua tingkatan. "Kita sambut baik. Selaku pimpinan DPR akan mengawal masalah ini sebaikbaiknya."

Ketua DPD RI Irman Gusman menegaskan ke depan Indonesia akan maju berkat gabungan Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih.

BERITA TERKAIT