19 January 2020, 20:52 WIB

29 Atlet E-sport Wakili Regional Barat di Final PPES 2020


Bayu Anggoro | Olahraga

FINAL kualifikasi regional Indonesia barat Piala Presiden E-Sports (PPES) 2020 sukses digelar di 23 Paskal Shopping Center, Bandung, 18-19 Januari.

Tahapan ini menyaring tim dan atlet-atlet e-sport dari wilayah Indonesia barat yang berhasil lolos dari tahap kualifika=i secara daring (online).

Hasilnya, sebanyak 29 atlet akan melaju ke final nasional PPES 2020. Mereka adalah ELVO G.I (4 pemain) sebagai pemenang gim Free Fire, satu pemenang gim eFootball Pro Evolution Soccer (PES), dan 24 pemenang dari gim Mobile Premiere League (MPL).

Ketua Panitia Penyelenggara PPES 2020 Giring Ganesha mengatakan, para atlet dan tim esport terbaik dari berbagai daerah di Indonesia Barat sangat kompetitif.

Persaingan yang tersaji pada setiap kategori gim membuat tahap ini menegangkan, sekaligus menjadi tontonan menarik bagi para penggemar esports di Bandung.

Baca juga : Momentum Esports Rintis Prestasi Internasional

"Pemenang dari masing-masing Final Kualifikasi Regional Barat ini menunjukkan skill terbaik mereka. Hingga akhirnya terpilih pemenang yang akan melenggang ke Final Nasional, untuk bertarung dengan para juara dari negara-negara ASEAN. Kami tentu optimists perwakilan atlet maupun tim esports dari Indonesia bisa menjadi juara Piala Presiden Esports 2020," kata Giring.

Atlet e-sports yang berlaga pada Final Kualifikasi Regional Barat sebanyak 204, terdiri dari 12 tim (48 pemain) untuk gim Free Fire, 64 pemain di gim eFootball Pro Evolution Soccer (PES), dan 92 pemain di gim Mobile Premiere League (MPL). Di tempat yang sama,

Tenaga Ahli Muda Kantor Staf Presiden, Aditya Arif, mengatakan, pemerintah akan mendorong industri gim lokal agar mampu berkontribusi terhadap perekonomian dalam negeri.

Potensi yang besar dari sektor ekonomi kreatif itu harus dimanfaatkan semaksimal mungkin agar tidak hanya menjadi kegemaran semata.

Menurutnya, pertumbuhan industri gim di Tanah Air sangat besar dengan tingginya antusiasme anak muda saat penyelenggaraan Piala Presiden E-Sport (PPES) 2020.

Namun, selain untuk menyalurkan hobi dan bakat, menurutnya pemerintah pun ingin menjadikan sektor tersebut sebagai penggerak perekonomian masyarakat.

"Kami mendorong pertumbuhan ekosistem game yang sehat," katanya.

Dia menyontohkan industri gim di Amerika Serikat yang memberi kontribusi besar terhadap perekonomian. Bahkan, menurutnya nilai ekonomi yang dihasilkan gamer Negeri Paman Sam itu lebih besar dibanding industri musik, olahraga, dan film di negara tersebut.

Oleh karena itu, lanjut dia, melalui ajang PPES ini pemerintah ingin merangsang kreativitas anak muda dalam negeri dalam menghasilkan gim-gim terbaik dan diminati masyarakat dunia.

"Pada Piala Presiden E-Sport kali ini dilakukan eksebisi terhadap gim lokal (hasil karya anak bangsa)," katanya.

Selain itu, menurutnya pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) terus berupaya untuk mendorong developer gim dalam negeri.

"Kita berusaha agar ke depannya lebih baik lagi. Kita ada shifting ekonomi ke arah sana. Memang, (developer gim) yang kecil perlu didorong lagi," katanya.

Dia menyontohkan salah satu pengembang gim lokal bernama Agathe yang berhasil dan tumbuh besar.

Baca juga : Regulasi E-Sports Harus Ditata

"(developer gim) Yang terbesar di Indonesia sudah punya gedung sendiri," katanya seraya menyebut saat ini banyak pemain (developer game) di Indonesia yang tumbuh besar.

Associate Vice President of Social Media & Community Blibli.com, Lani Rahayu, sangat mengapresiasi penyelenggaraan PPES 2020. Ini selaras dengan tujuan Blibli.com yang mendukung generasi muda untuk mengeksplorasi bakat dan minatnya di dunia digital.

"Kami di Blibli.com percaya bahwa industri Esports dapat bertumbuh pesat dan positif yang tentunya dapat menjadi sebuah ekosistem baru yang dapat diminati generasi muda," ujarnya.

Lani menambahkan, Blibli.com sebagai mall online terdepan dan perusahaan berbasis teknologi digital di Indonesia berharap agar kedepannya akan muncul talenta-talenta muda berbakat di industri Esports Indonesia.

"Kami akan terus mendukung segala bentuk inisiatif termasuk Esports guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di tanah air," katanya. (OL-7)

BERITA TERKAIT