19 January 2020, 03:00 WIB

Akulturasi Imlek


Uca/M-1 | Weekend

TIAP kali menjelang perayaan Imlek, desainer Tanah Air tidak ketinggalan menghadirkan koleksi terbaru yang mengadopsi busana tradisional Tiong­kok. Tahun ini koleksi menarik, di antaranya ada label Ghea dari Ghea Panggabean dan Votum dari Sebastian Gunawan.

Diperagakan di Galeries Lafayette dalam acara trunk show Fashiontastic Lunar New Year di Jakarta, Kamis (16/1), koleksi dari kedua desainer itu menampilkan busana-busana dengan akulturasi beberapa budaya.

Akulturasi budaya yang begitu kuat terlihat pada koleksi Ghea. Contohnya ialah dress tunik berkerah shanghai dengan detail simpul ala sarung di bagian depan.

Busana ini dikenakan dengan padanan celana legging, baik baju maupun celananya, bermotif buket­an (rangkaian bunga) dengan pola dan warna yang identik dengan batik. Di sisi lain, padanan busana itu juga mengingatkan gaya pakaian tradisional pria India yang disebut achkan.

Kemudian, ada pula dress sebetis dengan bukaan depan. Pada dress ini, kesan Tiongkok bahkan lebih minim lagi selain pada tata rias maupun rambut sang model.  

Dalam rilis yang diterima Media Indonesia, dijelaskan bahwa koleksi itu mengambil inspirasi dari perpaduan budaya Eropa dan Tiongkok.

Budaya Jawa kemudian dimasukkan lewat teknik batik dengan motif pesisiran yang banyak menampilkan flora dan fauna dalam ukuran besar dan warna berani.

Lewat koleksinya itu, Ghea berusaha memperkenalkan pakaian yang dulu dikenakan wanita keturunan Belanda dan Tionghoa yang dikenal dengan istilah buketan. Model busana Ghea yang dipamerkan itu seolah memberi angin dan warna segar dalam fesyen busana Imlek.

Sementara itu, koleksi busana Imlek dari Votum tampil lebih modern, feminin dengan potongan khas busana koktail Barat. Gaun cheongsam atau qipao dimodifikasi dengan potongan rok lebih pendek dan lengan bervolume. Garis busananya sendiri tetap ramping dan membentuk tubuh.  

Seperti Ghea, Votum juga beranjak dari warna Imlek yang monoton dengan merah dan emas. Meski masih juga memunculkan warna merah, dalam koleksi Votum itu dipadankan dengan warna biru ataupun warna-warna gelap lainnya. Selain itu, banyak pula penggunaan warna pastel yang menciptakan nuansa elegan dan feminin. (Uca/M-1)

BERITA TERKAIT