18 January 2020, 19:41 WIB

Regulasi E-Sports Harus Ditata


Budi Ernanto | Olahraga

SANDIAGA Uno menjadi salah satu tokoh yang ikut dilantik sebagai wakil dewan pembina PB Esports Indonesia, Sabtu (18/1). Menurut Ketua PB Esports Indonesia Budi Gunawan bukan tanpa alasan mengapa pria yang akrab disapa Sandi itu diajak untuk terlibat mengembangkan e-sports.

Budi dalam sambutannya menjelaskan bahwa Sandi dikenal sebagai orang yang berasal dari kalangan muda. Dia paham e-sports dan juga ekosistem ekonomi digital. “Kami yakini dengan sentuhan tangan Sandi, ekosistem e-sports dapat cepat terwujud. Kami butuh Sandi untuk majukan e-sports,” kata Budi.

Dalam acara yang juga dihadari oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, dan Ketua PSSI M Iriawan itu, Sandi disebutkan Budi sangat dinanti terobosannya di kepengurusan PB Esports Indonesia periode 2020-2024.

Sementara Sandi, dirinya mengaku sangat terhormat bisa ambil bagian di PB Esports Indonesia. Dari data yang dia pegang, e-sports memiliki potensi yang luar biasa dari sisi industri karena memiliki 60 juta pelaku aktif dan nilainya sudah mencapai US$1 miliar.

Baca juga: E-sports Berpotensi Dorong Ekonomi Kreatif

“E-sports harus segera ditata, untuk pembentukan regulasi ke depannya. Sehingga nanti e-sports Indonesia bisa berprestasi di level internasional. Karena yang penting kan meningkatkan prestasinya,” kata Sandi.

Sementara Zainudin, mengatakan pemerintah sangat mendukung perkembangan e-sports di Tanah Air. Itu dilakukan karena e-sports diwacanakan bakal dilombakan di Olimpiade 2024 yang akan digelar di Prancis.

"Pemerintah berencana untuk membangun training center untuk cabang olahraga yang akan ikut Olimpiade. Semoga e-sports ambil bagian di rencana itu karena target besar kita ialah di Olimpiade," kata Zainudin. (R-3)

BERITA TERKAIT