18 January 2020, 17:06 WIB

Ramai Kerajaan Baru, Sejarawan: Orang Gila Semua Itu


Ihfa Firdausya | Nusantara

SEJARAWAN Anhar Gonggong menilai fenomena kerajaan Keraton Agung Segajat di Purworejo dan Sunda Empire di Bandung yang ramai akhir-akhir ini sebagai sebuah kegilaan. Menurutnya, satu-satunya kerajaan yang diakui dalam konteks Republik Indonesia saat ini hanya Yogyakarta.

"Orang gila semua itu, mana ada dalam konteks waktu sekarang ada gitu-gituan. Enggak ada. Kita udah merdeka dan bentuk negara kita adalah jelas, Republik," tuturnya kepada Media Indonesia, Sabtu (18/1).

Anhar menilai eksistensi kerajaan-kerajaan di luar Yogyakarta hanya untuk dirinya sendiri.

"Kerjaan yang benar-benar pernah ada aja (sekarang) gak ada kok. Satu-satunya yang diakui hanya satu, Yogyakarta. Yang lain tidak diakui," jelasnya.

Dia pun mendukung langkah pihak berwenang untuk menangkap orang-orang yang mengaku sebagai raja.

"Harus ditangkap itu. Dan saya senang sudah ditangkap yang Jawa Tengah. Itu penipuan. Nah tinggal Sunda Empire itu juga harus ditangkap," ungkapnya.

"Itu melanggar negara, Undang-Undang Dasar. Harus ditangkap," tutup Anhar.

Publik Indonesia diramaikan dengan kemunculan kerajaan-kerajaan baru seperti Keraton Agung Sejagat di Purworejo dan Sunda Empire-Earth Empire (SE-EE). Hal tersebut memancing reaksi masyarakat lantaran berbagai aspek yang dianggap tidak masuk akal dari klaim-klaim kerajaan-kerajaan itu.

Misalnya, Keraton Agung Sejagat mengaku masih ada pertalian dengan Kerajaan Majapahit dan juga Mataram. (OL-4)

BERITA TERKAIT