18 January 2020, 16:18 WIB

Tekad Besar untuk Menang Bawa Greysia/Apriyani ke Final


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga

PASANGAN ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu tak bisa menyembunyikan perasaan senangnya saat mengakhiri laga di babak semifinal dengan kemenangan. Greysia/Apriyani sanggup menuntaskan balas dendam dari pasangan Korea Selatan, Kim So Yeong/Kong Hee Yong, dua gim langsung dengan skor, 21-19, 21-15, di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (18/1).

Pasalnya, di dua pertemuan terakhir, Greysia/Apriyani selalu bertekuk lutut di hadapan pasangan unggulan kelima tersebut.

Baca juga: Tas Wasit Hilang, Panpel Istora Tingkatkan Sistem Keamanan

Tekad besar Greysia/Apriyani untuk mengakhiri kutukan selalu kalah melawan pasangan Korea Selatan sudah terlihat sejak gim pertama.

Permainan agresif Greysia/Apriyani membuat Yeong/Yong kewalahan membalas determinasi keduanya di lapangan. Bahkan, Yeong/Yong merasa terganggu dengan riuhnya penonton Indonesia yang mendukung penuh Greysia/Apriyani.

Momentum kemenangan pasangan berperingkat delapan dunia itu diraih ketika Apriyani memenangkan rally panjang yang melelahkan. Beruntung Greysia berpasangan dengan Apryani yang memiliki fisik luar biasa sehingga bisa menjaga kemenangan tipis 21-19.

“Ya, main bulu tangkis sampai kunang-kunang, kita kejar terus bola, gimana caranya bola bisa kami menangkan. Padahal kaki sudah panas banget, mereka juga pasti capek,” tutur Greysia.

Di gim kedua, Greysia/Apriyani semakin nyaman dengan pola permainan yang diakui Apriyani telah disiapkan satu malam sebelum pertandingan. Keduanya bisa mendominasi pertandingan dan memenangkan laga, 21-15.

“Puji Tuhan kita bisa melangkah sejauh ini sampai final, kita hanya ingin menampilkan yg terbaik. Kita tak mau kehilanga percaya diri dari mereka karena kami sudah sama-sama berada di level keras. Jadi momentum harus dijaga,” tutur Greysia usai pertandingan. 

Dengan kemenangan ini, Greysia/Apriyani melangkah ke babak final Indonesia Masters 2020 dan akan berhadapan antara pasangan Denmark, Maiken Fruergaard/Sara Thygesen dan Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi dari Jepang.

“Ada takut salah pasti, tapi kami tak ingin nanti di final banyak kehilangan poin, agar kita bisa lebih besar energy positifnya,” ucap pebulu tangkis berusia 32 tahun itu. (OL-6)

BERITA TERKAIT