18 January 2020, 06:00 WIB

Tiga Angka untuk Jaga Momentum


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

PENAMPILAN konsisten mampu diperlihatkan Manchester City dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Sejak takluk 2-3 dari Wolverhampton di Liga Primer akhitr tahun lalu, The Citizens mampu menyapu kemenangan di lima laga setelahnya, termasuk mengalahkan musuh sekota Manchester United 3-1 di ajang Piala Liga Inggris.

Tren positif itulah yang ingin dipertahankan Sergio Aguero dan kolega saat menghadapi Crystal Palace dalam lanjutan Liga Primer, malam ini. Kemenangan menjadi bidikan pasukan Pep Guardiola dalam laga yang akan berlangsung di Stadion Etihad tersebut.

Tidak hanya untuk menjaga moral dan kepercayaan diri, kemenangan atas Palace juga diperlukan Guardiola untuk menjaga asa bertahan di posisi dua klasemen sementara. Terpaut 14 poin dari Liverpool yang berada di posisi puncak, target realistis City yang merupakan juara bertahan ialah mengakhiri kompetisi di posisi dua.

Di atas kertas, Manchester City tidak akan kesulitan mengatasi perlawanan Palace. Dalam pertemuan pertama musim ini di kandang Palace, City mampu meraih kemenangan 2-0.

Namun, Guardiola harus lebih berhati-hati dalam menemukan skuat pemain yang akan diturun-kan. Kelelahan para pemain akibat padatnya jadwal, bisa menjadi bumerang Guardiola yang ingin menjaga penampilan tim asuhannya terus prima.

“Jadwal yang padat membuat pemain tidak memiliki libur dalam 12 hari terakhir. Saya melihat para pemain sedikit mengalami kelelahan,” ungkap mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen tersebut.

Walau demikian Guardiola tidak memiliki pilihan selain memainkan skuat terbaik yang dimiliki. Fernandinho, Kevin De Bruyne, serta Rodri yang tenaganya terperas karena padatnya jadwal, akan tetap menjadi tumpuan. Adapun gelandang serang asal Jerman, Leroy Sane belum bisa dimainkan karena masih dilanda cedera.

Di La Liga Spanyol, Sevilla akan mencoba mengubah peruntungan saat tandang ke kandang Real Madrid, Santiago Bernabeu. Dalam 12 penampilan di kandang Los Blancos, Sevilla tidak mampu meraih satu pun poin alias terus menelan kekalahan.

Rekrutan anyar Youssef En-Nesyri diharapkan bisa membawa Sevilla menyudahi rekor buruk saat bermain di Bernabeu. Striker asal Maroko yang dibeli dari Leganes itu kemungkinan akan dimainkan pelatih Julen Lopetegui sejak awal laga.  

Tantang Juventus

Dari Coppa Italia, AS Roma menjadi tim terakhir yang memastikan diri melaju ke perempat final. Saat menghadapi tuan rumah Parma di Stadion Ennio Tardini dini hari kemarin, Roma menang 2-0.
Lorenzo Pellegrini menjadi bintang Roma dalam laga tersebut. Pemain tengah 23 tahun tersebut memborong dua gol kemenangan timnya menit ke-49 dan 76’ melalui titik penalti.

Di perempat final, Roma akan menghadapi favorit juara Juventus untuk berebut tiket ke semifinal pada 23 Januari mendatang di Allianz Stadium Turin. Sepanjang sejarah Roma telah sembilan kali merebut trofi juara, terpaut empat gelar dari Juventus yang telah 13 kali menjadi kampiun.

Laga perempat final lainnya akan mempertemukan Napoli dan Lazio (22 Januari), Torino vs AC Milan (22 Januari), serta Fiorentina dan Inter Milan (30 Januari). (AFP/R-1)   

BERITA TERKAIT