17 January 2020, 18:33 WIB

FIFA Segera Umumkan 4 Stadion untuk Piala Dunia U-20


Andhika prasetyo | Sepak Bola

FEDERASI Sepak Bola Internasional (FIFA) akan memutuskan stadion mana saja yang akan digunakan untuk pertandingan-pertandingan putaran final FIFA World Cup U-20 2021.

"Sekarang ini sedang ada rapat di markas FIFA dan 25 Januari akan ditentukan stadion terpilih. Mereka juga akan ke sini dulu," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (17/1).

Ia mengungkapkan, Indonesia telah mengajukan sepuluh stadion kepada FIFA yang meliputi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Stadion Pakansari Bogor, Stadion Manahan Solo, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Stadion Wibawa Mukti Bekasi, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan Stadion Gelora Sriwijaya Palembang.

Dari sepuluh yang diajukan, semula, FIFA akan memilih enam stadion untuk digunakan. Namun, lanjut Zainudin, menurut informasi terbaru dari asosiasi sepak bola dunia itu, stadion terpilih akan dikerucutkan menjadi empat saja dengan pertimbangan efisiensi dan koordinasi yang cepat.

"Tetapi kami lagi negosiasi supaya yang dipakai tetap enam. Terserah mana yang mau dipilih," tuturnya.

Zainudin mengatakan pemerintah ingin ada banyak daerah yang terlibat dalam ajang pesta olah raga dunia itu.

"Daerah-daerah jadi bisa mendapatkan manfaat. Mereka juga bisa merasakan atmosfer pertandingan internasional," tuturnya.

Di samping itu, dengan stadion yang lebih banyak, daya tahan rumput akan lebih kuat.

"Kalau cuma empat, dipakai berkali-kali, akan cepat rusak, sakit juga nanti para pemain. Kalau enam kan nanti beban terbagi," jelas dia.

Setelah FIFA mengumumkan stadion-stadion mana saja yang akan digunakan, pemerintah, sambung Zainudin, akan langsung melakukan perbaikan.

Semua stadion akan mengalami pembenahan, termasuk Gelora Bung Karno yang memiliki skor tertinggi di antara yang lain.

"Semua pasti ada perbaikan, bedanya, ada yang minor ada yang major. Maka itu kami ingin FIFA segera mengumumkan agar perbaikan bisa dilakukan lebih awal," paparnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT