17 January 2020, 18:04 WIB

KPU Dorong Tahapan Pilkada 2020 Lebih Transparan


Deden Muhamad Rojani | Politik dan Hukum

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) akan mendorong transparansi dalam Pilkada 2020, KPU akan meningkatkan kinerjanya untuk menarik kepercayaan publik kepada lembaga penyelenggara Pemilu itu.

Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tantowi mengatakan KPU akan memberikan jaminan transparansi kepada publik menanggapi adanya kasus korupsi yang dilakukan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

"Kita sudah dorong terus teman-teman KPU di provinsi kabupaten maupun kota untuk menyeleneggarakan tahapan Pilkada dengan baik. Kita sudah menyiapkan semua sistem informasi untuk mendorong transparasi itu," kata Pramono, Jumat (17/1) di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat.

Dia menyebut semua tahapan administrasi Pemilu kini sudah memakai sistem informasi, meliputi data pemilih, pencalonan, perseorangan, partai politik, hingga dana kampanye.

"Jadinya enggak ada yang ditutupi. Persoalan ini (Wahyu) kan juga pasca pemilu. Sudah tak ada kaitannya lagi dengan persoalan pemilu," jelas Pramono.

Menurutnya, komitmen menjalankan Pilkada dengan baik merupakan jawaban atas keresahan masyarakat. "Bagian dari upaya intitusi KPU untuk mengembalikan kepercayaan publik," ujarnya.

Lebih lanjut, transparansi sejatinya sudah menjadi pedoman KPU dalam segala tindakan. Untuk itu tak akan ada mekanisme yang perlu dirombak.

"Ya kita tingkatkan saja," pungkasnya. (OL-11)

BERITA TERKAIT