17 January 2020, 10:05 WIB

Pentingnya Menjaga Higienitas Kloset


mediaindonesia.com | Humaniora

MEMILIKI kebiasaan hidup yang sekadar bersih saja tidak cukup. Jika ingin kita dan keluarga terhindar dari berbagai risiko penyakit akibat penyebaran kuman dan bakteri, kita juga harus memiliki pola hidup higienis.  

Berbicara soal higienitas, kita tentu tahu bahwa kloset harus rutin dibersihkan. Mengutip penjelasan para ahli kesehatan, President Director Surya Toto Indonesia, Hanafi Atmadiredja, menjelaskan, kloset yang tidak higienis akan jadi sasaran empuk dan tempat berkembang biak kuman dan bakteri. Sebut saja Shigella, Salmonella, dan bahkan Norovirus yang berasal dari feses. 

“Makhluk-makhluk kloset seperti ini dapat bertahan hidup di permukaan kloset berminggu-minggu atau berbulan-bulan, apabila kita tidak rajin membersihkannya, maka dapat berakibat mudahnya bakteri-bakteri  tersebut menyebar ke tubuh, yang kemudian memicu  berbagai masalah medis dan penyakit,” terang Surya di Jakarta, Jumat (17/1).

Jika dibandingkan antara kloset jongkok dan duduk, kloset duduk dinilai lebih higienis. Yakni, bersih, tidak berbau, dan pinggirannya tidak basah. Sebab, pinggiran kloset yang basah akan menjadi sarang bakteri penyebab penyakit kulit dan kelamin. “Kloset jongkok cenderung sulit memenuhi standar ini.”

Para ahli mengingatkan untuk menutup toilet ketika menyiramnya sehingga kuman-kuman dari feses tidak terbang ke seluruh kamar mandi.  Hal ini sangat perlu diperhatikan, mengingat banyak orang yang masih menyiram toilet dalam kondisi terbuka. 

“Nah, salah satu tempat yang bisa menjadi tempat mendarat kuman-kuman tersebut adalah sikat gigi, yang kemudian akan berakhir di mulut seseorang,” imbuhnya.

Dengan kemajuan teknologi saat ini, lanjut Hanafi, para produsen kloset duduk sudah banyak melakukan penelitian agar kloset menjadi higienis dan nyaman digunakan, salah satunya seperti yang dilakukan oleh Toto.  “Teknologi itu membuat kuman bakal enggan bersarang di dudukan kloset,” katanya. (OL-09)

BERITA TERKAIT