17 January 2020, 17:25 WIB

Dewan Berang Daging Kerbau Asal India Masuk Jatim


Faisol Taselan | Nusantara

ADANYA kabar 45 ribu ton daging kerbau eks impor India masuk ke Jawa Timur (Jatim) secara ilegal, sejumlah anggota DPRD setempat berang.

Hal tersebut terungkap setelah Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) mengadu ke Komisi B DPRD Jatim, kemarin.

Anggota Komisi B DPRD Jatim Eko Prasetyo Wahyudiarto mengatakan, dewan secepatnya akan memanggil pihak terkait. Dia memastikan daging tersebut ilegal karena lemahnya pengawasan.

"Sebenarnya daging itu, kan, khusus untuk Jabodetabek. Kalau di daerah lain bisa masuk selama dinasnya memperbolehkan. Ini tidak lewat dinas," katanya.

Menurutnya, Dinas Peternakan Jatim sudah menyatakan bahwa mereka tidak memberikan izin masuk untuk daging kerbau eks impor India ke Jatim.

"Daging eks impor ini dengan bebas masuk ke Jatim melalui jalan tol. Nanti kami undang dinas terkait dan kepolisian, supaya menindak peternak dan jagal yang pakai sapi yang dilarang," ujarnya.

Sejumlah perwakilan dinas di lingkungan Pemprov Jatim yang akan dia panggil, selain Dinas Peternakan juga Dinas Perdagangan, dan Dinas
Perhubungan.

Ketua PPSDS Jatim Mutowif yang menemukan masuknya daging kerbau eks impor ke Jatim berharap, Pemprov menata ulang tata niaga perdagangan sapi.

"Menghitung lagi dengan rinci stok daging yang ada. Tidak cuma mengandalkan data BPS. Kalau memang kurang, seharusnya tidak usah
menyuplai ke Bali dan NTT," katanya.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT