17 January 2020, 13:55 WIB

Setop Jadi Penimbun


Fetry Wuryasti | Weekend

JELANG Tahun Baru Imlek, menjadi momen membuang barang yang tidak lagi berguna. Namun orang sering kesulitan dan merasa berat menerapkan gaya minimalis ala Marie Kondo dan cenderung menjadi penimbun.

Dr Lim Boon Leng, psikiater Rumah Sakit Gleneagles mengatakan penimbun akan sangat cemas, marah, dan kasar jika dipaksa membuang barang-barang atau jika orang lain melakukannya. Padahal mereka tidak memiliki ruang lagi untuk menyimpannya.

"Ikatan emosional, mungkin pernah mengalami kesulitan di masa lalu, makanya lebih menghargai harta benda mereka. Secara umum, orang tua cenderung lebih terikat pada barang-barangnya. Membuang barang-barang seperti menyingkirkan bagian dari diri mereka," kata Dr Lim, disadur dari Channel News Asia, Jumat (17/1).

Ada lima kiat dari Dr Lim guna mengatasi kebiasaan menimbun barang.

1. Biasakan membersihkan barang secara berkala. Semakin banyak yang ditumpuk, semakin banyak yang disortir dan dibuang.

2. Tetapkan aturan untuk memutuskan barang yang akan dibuang. Misalnya, membuang barang yang tidak digunakan dalam dua tahun terakhir.

3. Cek gudang dari waktu ke waktu. Mungkin ada banyak barang yang tidak terlihat, dilupakan, dan tidak lagi berguna.

4. Hadiah atau sumbangan barang. Barang pemberian lebih mudah untuk dibuang karena Anda tidak akan merasa boros.

5. Biarkan orang lain melakukannya. Jika semua cara gagal, cari bantuan dari keluarga, juga ahli de-cluttering profesional. (M-3)

Baca juga : Spike Lee Presiden Cannes Pertama Bekulit Hitam
 

 

BERITA TERKAIT