17 January 2020, 13:09 WIB

Ini Lima Alasan Dewas Berhentikan Helmy Sebagai Dirut TVRI


Suryani Wandari Putri Pertiwi | Politik dan Hukum

HELMY Yahya kembali mendapatkan surat pemberhentian dari Dewan Pengawas TVRI. Dirinya diberhentikan dari jabatannya sebagai Direktur Utama TVRI periode 2017-2022 melalui surat Dewas TVRI No 8/Dewas/TVRI/2020. Surat tersebut ditandatangani Ketua Dewas TVRI Hidayat Thamrin, Kamis (16/1).

Sebelumnya, Helmy menyatakan tidak terima dengan pemberhentian itu karena menganggap dirinya masih diakui sebagai Direktur Utama TVRI periode 2017-2022 dengan dukungan semua dewan direksi.

Sedangkan Dewas dalam surat keputusannya mengatakan ada lima pertimbangan diberhentikannya lelaki yang juga dikenal sebagai Raja Kuis Indonesia itu. Salah satunya mengenai pembelian hak siar Liga Inggris yang menelan biaya besar.

"Saudara tidak menjawab atau memberi penjelasan mengenai pembelian program siaran berbiaya besar antara lain Liga Inggris dari pelaksanaan tertib administrasi anggaran TVRI," bunyi poin pertama.

Baca juga: Kisruh TVRI: Helmy Yahya Dipecat, Ruang Dewas Disegel

Sementara itu, point selanjutnya merajuk pada ketidaksesuaian pelaksanaan Rebrandring TVRI dengan rencana kerja yang ditetapkan dala, RKAT dan RKA-KL LPP TVRI yang mengakibatkan honor karyawan tidak dibayar tepat waktu.

Point ketiga, dokumen menyatakan program beberapa asas AUPB cfm, Undang-undang nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintah yakni Asas Ketidakberpihakan, Asas Kecermatan dan Asas Keterbukaan, terutama berkenaan penunjukan atau pengadaan Kuis Siapa Berani.

"Dengan premis-premis yang saudara kembangkan sebagai dasar pembelaan diri, tidak meyakinkan Dewan Pengawas LPP TVRI bahwa inkoordinasi terhadap kebijakan Dewan Pengawas LPP TVRI serta pengabaian keputusan dan atau tindakan Dewan Pengawas LPP TVRI tidak akan terjadi dimasa yang akan datang," bunyi point kelima dalam surat keputusan tersebut.

Helmy rencananya akan memberikan respon terkait pemeberhentiannya pada hari ini, Jumat (17/1) pukul 14.00 WIB dengan menggelar jumpa pers di kawasan Senayan.

"Menyikapi perkembangan TVRI akhir-akhir ini, Helmy Yahya mengundang bapak/ibu wartawan media bapak/ibu dalam konferensi pers," tulis pesan singkat dari pihak Helmy Yahya. (OL-2)

BERITA TERKAIT