17 January 2020, 11:39 WIB

Menkop UKM Gencarkan Konsep Pembiayaan Baru


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

MENTERI Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki, berencana menggencarkan konsep pembiayaan baru berbasis non konvensional berupa Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Konsep tersebut dinilai sebagai terobosan baru, selain bentuk penghargaan terhadap kekayaan intelektual yang dapat dijadikan jaminan pembiayaan lembaga keuangan.

"Ini terobosan yang bagus sekali. Namun, perlu kerja keras untuk mensosialisasikan skema pembiayaan di Indonesia. Ini menjadi salah satu upaya Kemenkop dan UKM untuk mendorong UKM masa depan, yang berbasis nilai tambah dan kekayaan intelektual," ujar Teten dalam keterangan resmi, Jumat (17/1).

Teten menambahkan pihaknya akan membangun sistem infrastruktur pembiayaan, yang selaras dengan karakteristik UKM masa depan penuh inovasi, brand dan teknologi informasi.

"Kita ingin UKM yang sesuai dengan karakteristik ukm masa depan brand maupun IT. Kita ingin UKM masa depan yang basisnya value knowledge, inovasi, brand dan semacamnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Teten akan membuat pilot project terkait pembiayaan berupa HKI ke beberapa inovasi, yang telah dikurasi perguruan tinggi. Hal itu bertujuan untuk melihat pola yang akan diimplementasikan dalam bentuk peraturan kebijakan pemerintah.

Konsep pembiayaan melalui HKI datang dari Deputi Hukum HKI Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Rizky Adiwilaga, saat bertemu dengan Teten. Konsep tersebut diharapkan dapat menjadi jawaban dari hambatan UMKM untuk berkembang lantaran terkendala pemodalan. Menurutnya, skema pembiayaan berupa HKI telah banyak diterapkan berbagai negara, seperti Malaysia, Tiongkok, Jepang dan Korea.

Rizky menambahkan, penerapan konsep tersebut juga akan menjadi penanda hadirnya peran negara dalam memfasilitasi UMKM untuk bisa berkembang.
"Di Indonesia memang belum berjalan dalam arti secara format kebijakan pemerintah. Namun, beberapa investor sudah menerapkan pada UMKM yang dianggap sebagai UMKM masa depan yang penuh dengan inovasi, brand dan sebagainya," jelas Rizky.(OL-12)

BERITA TERKAIT