16 January 2020, 22:19 WIB

Menkop UKM Targetkan 48 ribu UKM Naik Kelas Dalam Lima Tahun


Despian Nurhidayat | Ekonomi

MI/Fransisco Carolio Hutama gani
 MI/Fransisco Carolio Hutama gani
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

KEMENTERIAN Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menargetkan sebesar 6% dari usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia naik kelas dari usaha kecil menjadi usaha menengah dan dari usaha menengah menjadi usaha besar.

Hal itu dikatakan Menteri Koperasi dan UKM Teten seusai pertemuan tertutup dengan pengusaha nasional Indonesia, Sofyan Wanandi, di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Kamis (16/1).

Teten mengatakan, saat ini jumlah usaha kecil sebesar 700.000. Berarti 6% dari jumlah itu sebanyak 42.000 harus naik kelas. Sedangkan usaha menengah sampai saat ini sebanyak 60.000. Berarti 6% dari jumlah ini sebesar 6.000 harus naik kelas.

“Jadi target naik kelas lima tahun ke depan sebanyak 48.000 usaha kecil dan menengah. Pertumbuhan ekonomi tahun 2020 kan targetnya 6%, makanya kita juga target 6%,” ungkap Teten dilansir dari keterangan resmi.

Teten menambahkan, pihaknya juga bekerja keras agar beberapa tahun ke depan jumlah wirausaha di Indonesia di atas 2%.

Baca juga : BEI Undang UKM Masuk Bursa

Saat ini jumlah wirausaha Indonesia berada di bawah 2%, masih kalah dengan Malaysia, Singapura dan Thailand yang sudah jauh mencapai persentase di atas 20%.

"Jadi ukuran naik kelas itu adalah skala usahanya menjadi besar, modal usaha besar, dan bahan baku tidak impor serta hasil produknya ekspor," lanjutnya.

Ia mengungkapkan, pertemuannya dengan Jusuf Wanandi itu berkaitan dengan diskusi mengenai cara bekerja UKM agar naik kelas yang harus ada project management officer, supaya semua strategi dan tindakan UKM naik kelas, terkonsentrasi.

“Karena ini usaha besar maka kantor bersamanya di Menko Ekonomi, dan yang menjadi koordinatornya saya sebagai Menkop dan UKM,” pungkas Teten.

Ia mengatakan, dalam usaha UKM naik kelas maka pemerintah bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. (OL-7)

BERITA TERKAIT