16 January 2020, 21:42 WIB

PNM Siapkan 5 Juta Nasabah Penerima KUR


Faustinus Nua | Ekonomi

PT Permodalan Nasional Madani (Pesero) atau PNM menargetkan 5 juta nasabahnya untuk naik kelas pada tahun ini. Hal itu untuk mendorong para nasabah menjadi penerima kredit usaha rakyat (KUR) dari perbankan.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengungkapkan dirinya mendapatan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo untuk mendorong nasabah naik kelas.

"Awal tahun Presiden membuka 3 kunjungan ke Mekaar (membina ekonomi keluarga sejahtera). Pak Presiden mengarahakan PNM menambah jumlah naik kelas yang 5 juta sampai para nasabah ini siap menerima pembiayaan KUR," katanya di Jakarta (16/1).

 

Baca juga: Presiden Minta Lembaga Keuangan Non-Bank Direformasi

 

Menurutnya, program Mekaar yang semula ditujukan untuk bagi ibu-ibu agar bisa menambah pendapatan, kemudian menjadi unit usaha yang terus berlanjut. Untuk itu, PNM bersama Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pun bersinergi mendorong keberlanjutan program tersebut.

"Nanti sinergi dengan Kementerian Koperasi akan melihat potensi-potensi klaster, potensi-potensi induvu pelaku yang bisa di support secara khusus untuk naik kelas. Sejalan dengan itu kami juga punya program pengembangan kapasitas usaha disamping program reguler yang kami jalankan mingguan," ungkapnya.

Di samping itu, PNM terus meningkatkan kapasitas pelayanannya dengan membuka kantor-kantor baru. Pada tahun ini, perusahaan akan menambah 420 kantor baru di seluruh Indonesia.

"Kita akan tambah kantor kemudian akan tambah juga tenaga dan yang paling penting digitalisasi ini nggak bisa dinafikan," imbuhnya.

Dengan penambahan kantor baru dan digitalisasi, perusahaan pun menargetkan penambahan nasabah baru yang semula sekitar 6 juta nasabah di 2018 menjadi 7,7 nasabah di 2020. Selain itu, penyaluran pembiayaan pun ditargetkan mencapai Rp28 triliun atau meningkat sekitar 25% dibandingkan 2018 di angka Rp24,06 triliun. (OL-8)

BERITA TERKAIT