16 January 2020, 18:50 WIB

Penyuap Jaksa Divonis 1,5 Tahun dan Denda Rp100 Juta


Ardi Teristi Hardi | Nusantara

HAKIM Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhi hukuman Gabriella Yuan Ana Kusuma 1 tahun 6 bulan penjara. Selain itu, penyuap dua jaksa dalam proyek lelang rehabilitasi saluran air hujan (SAH) Jalan Supomo di Yogyakarta itu juga harus membayar denda sebesar Rp100 juta subsider kurungan 3 bulan.

"Terdakwa bersalah, melanggar ketentuan Pasal 5 Ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Pasal 2 UU 20/2001 jo 64 KUHP," jelas Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Yogyakarta, Suryo Hendratmoko, Kamis (16/1).

Vonis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa, yaitu pidana penjara 2 tahun dan denda Rp150 juta subsider 3 bulan.

Kasus Tipikor Gabriella menyangkut proyek SAH di Jalan Supomo senilai Rp8,3 miliar. Dua jaksa, Eka Safitra dari Kejaksaan Negeri Yogyakarta dan Satriawan Sulaksono, dari Kejaksaan Negeri Surakarta) terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 19 Agustus 2019 lalu.


Baca juga: Dipastikan 27 Warga Gunungkidul Positif Antraks


Mereka menerima uang sebesar Rp221,74 juta dari Gabriella. Uang itu sebagai fee terkaiy lelang proyek saluran air tersebut.

Atas putusan itu, terdakwa dan jaksa penuntut menyatakan pikir-pikir. Penasihat hukum Gabriella, Widhi Wicaksono, menjelaskan, pihaknya akan berkonsultasi dengan pihak keluarga kliennya atas putusan itu.

Di pihak lain, Jaksa Penuntut, Wawan Yunarwanto menyatakan, pihaknya akan melaporkan hasil sidang kepada pimpinan KPK. Menurutnya, pertimbangan hakim dalam sidang tersebut sebagian besar sependapat dengan jaksa. (OL-1)

BERITA TERKAIT