16 January 2020, 16:29 WIB

Konsumsi Domestik Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020


Ardi Teristi Hardi | Nusantara

DENGAN situasi di internal dan eksternal yang diperkirakan lebih baik dari 2019, ekonomi Indonesia 2020 diperkirakan akan membaik. Salah satu kunci pertumbuhan ekonomi 2020 adalah konsumsi domestik.

"Jika konsumsi domestik berhasil di-maintain, maka kami melihat potensi resesi dapat berkurang," terang Direktur BNI-AM (Asset Management), Putut Andanawarih dalam BNI-AM Market Outlook 2020 di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, Kamis (16/1).

Secara keseluruhan, perekenomian Indonesia tahun 2020 diprediksi lebih baik dibandingkan 2019.

"Kondisi Indonesia, kami melihat pasca Pilpres 2019 dan konsolidasi dari pemerintahan, saat ini pemerintah sudah dapat berfokus untuk mengerjakan rencana dan kebijakan-kebijakan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi," kata dia.

Omnibus Law menjadi salah satu yang ditunggu karena di dalamnya akan termasuk UU Tenaga Kerja, pemotongan pajak korporasi yang dapat mendorong investasi masuk ke Indonesia.

Putut menambahkan struktur trade balance Indonesia juga terlihat membaik, terutama dari sisi minyak dan gas. Impor minyak dan gas Indonesia berangsur membaik selama 2019, yang merupakan katalis positif bagi nilai tukar rupiah.

Pada kesempatan sama Direktur Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Bank Indonesia, Kunta Wibawa Dasa Nugraha sependapat dengan pentingnya konsumsi domestik. Menurut dia, hal tersebut sudah berhasil dilaksanakan pada 2019 dengan menjaga daya beli masyarakat. Indonesia mampu melalui 2019 dengan baik, yaitu pertumbuhan ekonomi diperkirakan 5,05 persen dan inflasi 2,72 persen.

Ia mengatakan, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, pemerintah telah memiliki program kerja hingga 2024, yaitu pembangunan SDM, pembangunan insfrastruktur, penyederhanaan segala bentuk kendala regulasi, transformasi ekonomi, dan penyederhanaan birokrasi.

baca juga: Masyarakat Harus Mencintai Hutan

Hal serupa juga dikatakan oleh Direktur Riset CORE Indonesia, Piter Abdullah. Ia menjelaskan, konsumsi domestik 2020 berpotensi membaik dengan membaiknya harga komoditas, seperti karet, kakao, dan sawit.

"Tahun ini ada harapan naik sehingga akan memperbaiki daya beli masyarakat," kata dia. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT