16 January 2020, 15:47 WIB

Kejagung Kembali Periksa Empat Saksi Jiwasraya


M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum

KEJAKSAAN Agung kembali memeriksa empat orang saksi terkait megakorupsi PT Asuransi Jiwasraya yang merugikan negara hingga Rp13,7 triliun.

Rencananya, Kejagung telah memangil sebanyak tujuh saksi untuk diperiksa hari ini. Namun, saksi yang hadir hanya empat orang.

Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung, Hari Setiyono membenarkan pemeriksaan empat orang saksi yang dilakukan Kejagung.

Saksi yang hadir sebanyak empat orang yakni Direktur PT Pinnecle Investment, Guntur Surya Putra, Direktur PT Treasure Fund Investama, Dwinanto Amboro, Kepala Bagian Keuangan Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya Candra Triana, dan Kepala Divisi Akuntansi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Dicky Kurniawan.

"Iya yang hadir empat," Kata Hari saat dikonfirmasi, Kamis (16/1).

Sementara, tiga saksi yang tidak hadir diantaranya Kepala Seksi Transaksi pada Bagian Keuangan Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya Adi Pratomo Aryanto, Direktur PT Millenium Capital Management Fahyudi Djaniatmadja, dan Direktur PT Jasa Capital Asset Management Rudolfus Pribadi Agung Sujagad,

Hingga kini total saksi yang diperiksa berjumlah 45 orang dengan 5 orang ditetapkan sebagai tersangka. Yang menjadi tersangka salah satunya ialah Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim.

Selain, Hendrisman, tersangka lainnya ialah mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (Tram), Heru Hidayat; Komisaris PT Hanson Internasional Tbk, Benny Tjokrosaputro; dan mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Harry Prasetyo. (OL-11)

BERITA TERKAIT