16 January 2020, 14:05 WIB

Buku Nikah Rusak Akibat Banjir, Kemenag: Penggantiannya Gratis


Ihfa Firdausya | Humaniora

ANTARA FOTO/Agus Bebeng
 ANTARA FOTO/Agus Bebeng
Ilustrasi: Pegawai menjemur sejumlah arsip yang terendam banjir 

KEMENTERIAN Agama meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan kehilangan atau kerusakan buku nikah akibat banjir. Pasalnya, mereka dapat mengajukan penggantian buku nikah tanpa biaya apa pun alias gratis.

Kasubbag Sistem Informasi dan Hubungan Masyarakat Ditjen Bimas Islam Kemenag RI Sigit Kamseno menyebut fasilitas ini diberikan sesuai dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 20/2019 tentang Pencatatan Pernikahan.

“Penggantian ini dapat dilakukan pada Kantor Urusan Agama (KUA) tempat pasangan tersebut tercatat pernikahannya. Dan tidak ada biaya alias gratis,” ujar Sigit dalam keterangan resmi, Kamis (16/1).

Baca juga: ANRI Gunakan Cara Alami untuk Restorasi Arsip Korban Banjir

Ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi untuk memperoleh penggantian buku nikah. Untuk kehilangan buku nikah, masyarakat harus membawa Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian, KTP, dan pas foto berukuran 2x3 berlatar biru.

“Sementara, bagi yang rusak, agar membawa buku nikah yang rusak, KTP, dan pas foto berukuran 2x3 berlatar biru. Bagi yang rusak dan hilang, jumlah pas foto yang dibawa sejumlah buku nikah yang akan diganti,” imbuh Sigit. 

Pihaknya percaya seluruh petugas KUA akan melayani masyarakat dengan baik. Jika ada penyimpangan terhadap layanan ini, misalnya pungli oleh oknum petugas KUA, masyarakat dapat melaporkan melalui kanal-kanal media sosial Bimas Islam, atau via WA ke +62 811-1890-444.

"Semua aduan akan ditindaklanjuti,” tukasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT