16 January 2020, 11:38 WIB

Bupati Klaten Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana


Djoko Sardjono | Nusantara

MI/Djoko Sardjono
 MI/Djoko Sardjono
Bupati Klaten Sri Mulyani memimpin apel kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana 2020 di halaman kantor Pemkab  Klaten, Kamis (16/1/2020).

BUPATI Klaten Sri Mulyani didampingi Kapolres AKB Wiyono Eko Prasetyo dan Dandim 0723 Klaten Letkol (Kav) Minarso memimpin apel kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana 2020 di halaman kantor Pemkab  Klaten, Jawa Tengah, Kamis (16/1).

Apel kesiapsiagaan bencana diikuti jajaran TNI, Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelajar, dan relawan kebencanaan di Klaten. Menurut Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Klaten, Sip Anwar, apel kesiapsiagaan bencana ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh komponen pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi di Klaten, seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.

Adapun tujuannya,  yaitu untuk meningkatkan koordinasi para stakeholder penanggulangan bencana dalam menghadapi bencana alam di musim hujan ini. Selain itu, untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi puncak musim hujan, serta untuk memberikan pemahaman penanganan bencana kepada para pemangku kepentingan dan relawan.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, bahwa Kabupaten Klaten merupakan daerah memiliki banyak potensi. Namun, di balik itu dari komposisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis, Kabupaten Klaten menyimpan potensi bencana yang diakibatkan faktor alam maupun nonalam.

Karena itu, lanjutnya, untuk antisipasi terjadi bencana diperlukan kesiapsiagaan semua jajaran baik pemerintah, swasta, relawan, maupun masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana.

"Seluruh pemangku kepentingan dan elemen masyarakat, harus tanggap terhadap ancaman bencana. Bukan hanya saat terjadi tanggap darurat bencana, tetapi juga pada pra bencana dan pascabencana," ujarnya.

Menurut Bupati Klaten, penanggulangan bencana tidak lagi hanya dititikberatkan pada kedaruratan saja, namun upaya pengurangan risiko bencana yang menuntut adanya kesiapsiagaan seluruh pihak. Untuk itu, melalui kegiatan apel siaga bencana, seluruh pihak diimbau untuk dapat mengoptimalkan upaya mitigasi bencana.

baca juga: Persawahan di Pidie Mulai Krisis Air

"Kami berharap dengan kegiatan apel kesiapsiagaan menghadapi bencana ini dapat menyadarkan semua komponen masyarakat untuk selalu menjaga dan melestarikan lingkungan. Sehingga dapat mewujudkan Klaten semakin keren, bersih, hijau, dan bebas banjir," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sri Mulyani memberikan bantuan tangki air roda tiga untuk lima kecamatan, 17 motor roda tiga untuk kelompok
pengangkut sampah di kelurahan, serta 50 rompi dan 50 mantol untuk relawan di Klaten. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT