16 January 2020, 08:18 WIB

Dakwaan Pemakzulan Trump Dikirim ke Senat


Basuki Eka Purnama | Internasional

DUA dakwaan pemakzulan tehadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah dikirimkan DPR AS kepada Senat, Rabu (15/1) waktu setempat, membuka jalan untuk sidang pemakzulan bagi presiden ke-45 AS itu.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi menandatangani surat dakwaan yang menyebut Trump menyalahgunakan kekuasaan dan menghalangi penyelidikan Kongres sebelum menyerahkan surat itu kepada Senat.

"Sangat menyedihkan. Sangat tragis bagi negara kita bahwa aksi yang dilakukan presiden mengancam keamanan nasional, melanggar sumpahnya, dan mencoreng pemilu yang telah digelar," ujar Pelosi usai menandatangani surat dakwaan itu.

Baca juga: Sidang Pemakzulan Trump Dimulai Selasa Depan

Map biru yang berisi surat dakwaan itu kemudian dikirimkan kepada Senat oleh sejumlah pejabat, salah satunya seorang anggota DPR yang ditunjuk untuk membahas pemakzulan Trump.

Ketua Senat AS Mitch McConnell kemudian mengundang anggota DPR itu untuk membacakan surat dakwaan terhadap Trump di hadapan Senat AS pada Kamis (16/1) siang.

Kemudian, pada pukul 14.00 waktu setempat, Jaksa Agung AS John Roberts akan tiba di Senat untuk diambil sumpahnya.

"Selanjutnya, jaksa agung akan mengambil sumpah seluruh senator," ungkap McConnell.

Senat AS akan menggelar sidang pemakzulan untuk ketiga kalinya sepanjang sejarah 'Negeri Paman Sam' itu.

"Sidang akan dimulai pad aSelasa (21/1). Kami berjanji akan melupakan segala faksionalisme dan bersikap adil bagi senat, bagi negara, dan bagi bangsa," tegas McConnell. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT