15 January 2020, 15:55 WIB

USNI Ajak Para Siswa untuk Siap Hadapi Era Revolusi 4.0


mediaindonesia.com | Humaniora

Istimewa
 Istimewa
Aktor dan sutradara film Thomas Nawilis (kanan) memberi pemaparan mengenai upaya menghadapi era revolusi 4.0 pada seminar edukasi.

FAKULTAS Jurusan Ilmu komunikasi Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) didukung para dosen pembimbing serta Kepala Program Studi Ilmu Komunika, menggelar kegiatan seminar edukasi.

Seminar edukasi diadakan dalam rangka bersaing di dalam era revolusi 4.0 yang diperuntukkan bagi siswa dan siswi sekolah menengah atas yang akan menghadapi tahap baru dalam era digital. Kegiatan berlangsung di Auditorium USNI yang beralamat di Kebayoran lama, Kota Jakarta Selatan, Rabu (15/1).

Thomas Nawilis, aktor sekaligus sutradara film terkenal hadir sebagai narasumber dalam seminar edukasi yang bertemakan Revolusi Industri 4.0 and Let's Make It Viral. Thomas juga dikenal sebagai sosok yang memahami akan peluang bersaing di dalam era digitalisasi di kalangan anak-anak muda

Sejumlah aspek penting didalam menghadapi revolusi 4.0 menjadi pembicaraan paling intim dalam seminar ini, dimulai dari tahap pengertian hingga tindakan yang dapat diambil dalam periode baru digitalisasi.

Dengan seminar itu, diharpkan dapat menumbuhkembangkan nalar berpikir siswa-siswi agar siap bersaing dalam dunia global.

Melalui seminar ini, USNI khususnya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), siap menjadi tempat untuk mencetak lulusan yang berkompeten dan unggul dikancah nasional maupun internasional.

Thomas Nawilis mengatakan bahwa faktor keterampilan sangat diperlukan dalam menghadapi era revolusi 4.0.

“ketrampilan  harus kreatif dan harus berani dalam beradaptasi. Itu merupakan modal yang paling penting sekarang, karena kalau tidak mengikuti perkembangan dan beradaptasi, kita pasti akan ketinggalan,” kata Thomas.

Kegiatan seminar edukasi berlangsung dengan baik. Selama berlangsungnya acara tampak antusiasme dari peserta yang terdaftar dari berbagai sekolah sangat proaktif mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab.

Selain kegiatan seminar, acara ini juga menggelar pameran Karya FOCUs (Fotografi Club USNI) dan beberapa karya Thomas Nawilis.

“Saya berharap, para siswa mau mencoba hal-hal baru, jangan malas, karena saat ini semuanya sudah dimudahkan dengan adanya berbagai macam jenis platform digital seperti jenis sosial media dan lainnya untuk networking, sehingga untuk membuka jalur menuju kesuksesan saat ini lebih mudah. Jadi tidak ada alasan untuk orang mengatakan tidak mampu,” papar Thomas.

Ketua Pelaksana Semiar Edukasi Abdul Muiz juga mengapresiasi FISIP Education Fair 2020 terutama panitia dan peserta yang telah sepenuhnya menunaikan kegiatan tersebut dengan baik. (OL-09)

BERITA TERKAIT