15 January 2020, 20:35 WIB

Penataan Jalan Sabang Ditolak, Wawali Jakpus: Baru Kajian Kok


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/Andry Widyanto
 MI/Andry Widyanto
Jalan Sabang

PENATAAN Jalan Sabang ditolak oleh para pengusaha. Penataan disebut akan mengurangi pendapatan karena adanya rencana pengurangan kapasitas parkir kendaraan bermotor.

Penolakan itu secara resmi disampaikan ke DPRD DKI Jakarta melalui audiensi yang dilakukan hari ini.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa rencana yang disampaikan konsultan dalam sosialisasi bersama pedagang kaki lima (PKL) dan pengusaha Jalan Sabang masih berupa kajian.

"Itu masih berupa kajian dan bisa diubah sesuai aspirasi masyarakat dan pengusaha. Nah, aspirasi yang saat ini disampaikan ini menjadi bahan masukkan kita. Nantinya rencana itu akan kita sesuaikan," kata Irwandi di Gedung DPRD DKI, Rabu (15/1).


Baca juga: 35 Titik Jalan Rusak Akibat Banjir, Jaksel Paling Banyak


Irwandi melanjutkan, tidak bisa memindahkan PKL ke Thamrin 10 atau lokasi lokbin PKL lainnya karena sudah penuh.

Sehingga, PKL yang saat ini ada dan telah lama berjualan di Jalan Sabang baik siang maupun malam hari akan dipertahankan dan tidak ditambah dengan PKL-PKL baru.

Ia pun menyebut dalam membuat desain, konsultan dinilai tidak memahami sisi historis Jalan Sabang sehingga desain awal langsung mendapat penolakan dari para pengusaha.

"Iya, konsepnya kita belum ketemu lagi dibahas. Nanti kita ga mau mengandai-andai kita lagi bahas terus," pungkasnya.  (OL-1)

BERITA TERKAIT