15 January 2020, 19:39 WIB

Sugeng : Sektor Hulu Migas Harus Didorong


Faustinus Nua | Ekonomi

SEKTOR hulu minyak dan gas (migas) harus terus di dorong mengingat turunnya lifting migas setiap tahunnya. DPR berkomitmen dukung target produksi minyak 1 juta barel per hari.

"Bisnis migas di hulu harus dihidupkan dengan konsekuansi apapun termasuk defisit anggaran itu sendiri. Kita ceritakan lifting terus turun, bagaimana tidak turun kalau gak ada eksplorasi di hulu," ujar Anggota DPR RI Fraksi NasDem Sugeng Suparwoto dalam acara peluncuran ODSP SKK Migas, Jakarta, Rabu (15/1).

Ketua Komisi VII DPR RI ini juga mengatakan, DPR berkomitmen mendukung target produksi migas 1 juta barel per hari yang dicanangkan Pemerintah. Untuk itu, setiap upaya percepatan realisasinya pun harus terus didorong.

Diceritakannya bahwa dalam pertemuan Komisi VII bersama Menteri Keuangan, dibahas berbagai permasalahan terkait produksi migas tanah air yang terus menurun. Di samping itu, anggaran Pemerintah pun terus mengalami defisit setiap tahunnya. Akan tetapi visi produksi migas 1 juta barel, menurutnya harus terus dikejar dan tidak boleh ditunda. Dengan demikian segala konsekuensi termasuk konsekuensi anggaran harus ditanggung.

"Kita semua berobsesi secara produksi 1 juta barel per hari sebagaimana tahun 1976 bisa sampai 1,3 atau 1,4 barel. Sehingga ada komitmen bersama, kita mau support habis-habisan," tambahnya.

Sugeng juga mengatakan bahwa dengan mempercepat upaya mencapai target 1 juta barel, ke depan Indonesia bisa lebih mandiri terkait migas. Hal itu sejalan dengan upaya pengurangan impor migas yang bisa menghemat devisa.

Ditambahkannya, bahwa perlu adanya perubahan mindset dimana migas tidak boleh dilihat sebagai komoditas semata. Menurutnya, migas merupakan sektor ekonomi yang penting untuk menjaga keberlangsungan negara serta mencapai tujuan Indonesia maju.(OL-11)

BERITA TERKAIT