15 January 2020, 16:51 WIB

Ini Titik Usia Paruh Baya yang Menyedihkan


Irana S | Weekend

Sebuah studi ekonomi baru menunjukkan usia 47,2 tahun sebagai momen puncak ketidakbahagiaan di negara maju.

Profesor Dartmouth College David Blanchflower, mantan pembuat kebijakan Bank of England, mempelajari data di 132 negara untuk mengukur hubungan antara kesejahteraan dan usia.

Dia menyimpulkan bahwa di setiap negara ada "kurva kebahagiaan" yang berbentuk U sepanjang hidup. Mencapai titik terendah di negara-negara berkembang pada 48,2.

"Lintasan kurva berlaku di negara-negara dengan upah median tinggi dan tidak tinggi, serta di mana orang cenderung hidup lebih lama, juga tidak," tulis Blanchflower dalam sebuah penelitian yang didistribusikan pada hari Senin (13/1) oleh Biro Ekonomi Nasional. 

Penelitian ini memiliki relevansi yang menguat seiring kesadaran yang meningkat dalam masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, terutama setelah krisis keuangan dan di tengah kebangkitan globalisasi.

"Ketahanan komunitas yang ditinggalkan oleh globalisasi telah berkurang oleh Resesi Hebat yang menjadikannya sangat sulit bagi kaum rentan yang mengalami krisis paruh baya dengan sedikit sumber daya, untuk menahan goncangan," tulis Blanchflower dalam sebuah studi terpisah, juga dirilis oleh NBER di Senin. (Insider.com/M-2)

BERITA TERKAIT