15 January 2020, 16:23 WIB

Neraca Perdagangan Desember 2019 Defisit US$ 300 Juta


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
 ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto memberikan keterangan kepada wartawan.

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2019 mengalami defisit sebesar US$ 300 juta. Kinerja itu dipengaruhi capaian ekspor sebesar US$ 14,47 miliar dan impor sebesar US$ 14,50 miliar.

Defisit neraca perdagangan pada Desember 2019, mengalami penurunan dibandingkan periode November 2019 sebesar US$ 1,39 miliar. Secara tahunan (yoy), defisit neraca perdagangan periode Desember 2019 juga turun dari periode Desember 2018 sebesar US$ 1,07 miliar.

Baca juga: Defisit Neraca Dagang Menurun Drastis

Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan capaian kinerja perdagangan Desember 2019 dipengaruhi defisit neraca migas, meski neraca nonmigas tercatat surplus. Sepanjang 2019, defisit neraca perdagangan Indonesia mencapai US$ 3,20 miliar.

"Angka itu (defisit perdagangan 2019) lebih baik ketimbang tahun sebelumnya yang menyentuh US$ 8,70 miliar," ujar Suhariyanto dalam konferensi pers, Rabu (15/1).

Capaian defisit US$ 3,20 miliar sepanjang 2019, lanjut Suhariyanto, merupakan dampak dari defisit neraca dagang migas sebesar US$ 9,3 miliar dan surplus dari neraca dagang nonmigas sebesar US$ 6,1 miliar.(OL-12)

 

BERITA TERKAIT