15 January 2020, 17:45 WIB

DPRD Minta Pemprov DKI Lebih Bijak Soal Trotoar


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/BARY FATHAHILAH
 MI/BARY FATHAHILAH
Trotoar di Jakarta

DPRD DKI Jakarta meminta agar Pemprov DKI Jakarta lebih bijak dalam membangun kembali trotoar di Jakarta. Pelaksana Harian (Plh) Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, menyebut pelebaran trotoar juga harus melihat kondisi sosial, budaya, lingkungan, hingga lalu lintas.

"Pelebaran trotoar oke tapi lihat kondisi jalan. Kalau jalan lebar seperti Sudirman-Thamrin cakep tuh. Saya setuju," kata Zita ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/1).

Baca juga: 35 Titik Jalan Rusak Akibat Banjir, Jaksel Paling Banyak

DPRD DKI Jakarta, menurut Zita, telah menyetujui anggaran pelebaran trotoar tahun ini sebesar Rp1,1 triliun. Namun, anggaran itu diharapkan dapat digunakan secara bijak bukan hanya memikirkan penataan kota tetapi juga memikirkan dampak positif maupun negatif dari pelebaran trotoar yang dilakukan.

Di sisi lain, Zita kurang menyetujui pelebaran trotoar di jalan-jalan yang sudah sempit seperti yang akan diwacanakan oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat di empat titik jalan, yakni Jalan Kebon Sirih, Jalan KH Agus Salim (Jalan Sabang), Jalan KH Wahid Hasyim, dan Jalan Jaksa.

"Coba lihat Jalan Jaksa, itu sudah sempit sekali. Kalau trotoar diperlebar, ya mati usahanya, lalu lintasnya juga semakin padat," kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Untuk itu, Zita mendorong adanya kajian yang menyeluruh sebelum dilakukan pelebaran trotoar. Zita juga menyebut dalam menempatkan PKL di trotoar yang telah dilebarkan juga harus didahului dengan kajian.

"Supaya dalam melakukan penempatan PKL tidak mengganggu masyarakat pejalan kaki yang ada," ungkapnya.

Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menganggarkan Rp1,1 triliun untuk merevitalisasi trotoar hingga sepanjang 97 km tahun ini. Lokasi jalan yang akan direvitalisasi trotoarnya adalah Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jalan MT Haryono, Jalan KH Mas Mansyur, dan Jalan Prof. Dr. Satrio. (OL-6)

BERITA TERKAIT