15 January 2020, 14:29 WIB

Revitalisasi Trotoar, Bina Marga DKI Koordinasi dengan Kemenhub


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/Adi Maulana Ibrahim
 MI/Adi Maulana Ibrahim
Pejalan kaki melintas di pinggir tebangan pohon di Trotoar Cikini, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019).

DINAS Bina Marga DKI Jakarta berencana merevitalisasi trotoar sepanjang 97 km di Jakarta tahun ini. Dalam program revitalisasi tersebut dibagi menjadi dua jenis proyek yakni revitalisasi reguler dan revitalisasi yang termasuk dalam penataan kawasan serta termasuk ke dalam Kegiatan Strategis Daerah (KSD).

Proyek-proyek revitalisasi trotoar KSD ini utamanya berada di jalan-jalan protokol seperti Jalan MT Haryono dan Jalan Gatot Subroto.

Untuk menata kawasan di Jalan MT Haryono, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Sebab, areal yang akan direvitalisasi bersinggungan dengan proyek Lintas Raya Terpadu (LRT) Bodebek yang dibangun pemerintah pusat.

"Kita koordinasi dengan Kemenhub untuk yang di Jalan MT Haryono. Kalau memang tidak bisa akan kita pindahkan ke lokasi lain di pusat," kata Hari saat dikonfirmasi, Rabu (15/1).

Baca juga: Pengusaha Jalan Sabang Tolak Pelebaran Trotoar

Dalam melakukan penataan trotoar di kawasan jalan protokol, Hari akan melengkapinya dengan jalur sepeda.

"Ya pokoknya nanti modelnya complete street. Ada jalur sepeda dan pemisah antara jalan dengan trotoar dengan tanaman," ujarnya.

Selain itu, proyek revitalisasi yang termasuk dalam KSD juga akan dilakukan di Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Pramuka, dan Jalan Prof. Dr. Satrio yang dilanjutkan dari titik saat ini di Lotte Shopping Avenue hingga ke Kasablanka.

Total anggaran untuk kegiatan KSD tahun ini di sejumlah trotoar sebesar Rp522,5 miliar.(OL-5)

BERITA TERKAIT