15 January 2020, 12:37 WIB

Kejaksaan Agung Kembali Periksa 6 Orang Terkait Kasus Jiwasraya


M Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum

ANTARA/Galih Pradipta
 ANTARA/Galih Pradipta
Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta.

SEAKAN belum habis, Kejaksaan Agung tancap gas memeriksa enam orang terkait kasus megakorupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Hingga kini, total saksi yang diperiksa berjumlah 41 orang dengan 5 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung Hari Setiyono membenarkan pemeriksaan enam orang saksi yang dilakukan Kejagung.

Dari enam saksi itu, empat di antaranya merupakan direktur di perusahaan swasta.

"Iya (hadir semua)," kata Hari saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (15/1).

Baca juga: Jokowi Perintah Erick dan Sri Mulyani Selamatkan Dana Jiwasraya

Enam orang saksi itu ialah Direktur PT Pan Arcadia Asset Management Irawan Gunari, Mantan Direktur Pemasaran PT GAP Asset Management Arifadhi Soesilarto, Direktur PT Pool Advista Asset Manegement Ferro Budhimeilano, Direktur PT MNC Asset Management Ferry Kojongian, Direktur PT Sinar Mas Asset Management Alex Setyawan WK, dan Mantan Marketing PT GAP Asset Management Ratna Puspitasari.

Kejaksaan Agung telah menahan lima orang atas kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya. Dari lima orang tersangka salah satunya ialah Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim.

Selain, Hendrisman, tersangka lainnya ialah mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (Tram) Heru Hidayat; Komisaris PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro; dan mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo. (OL-2)

BERITA TERKAIT