15 January 2020, 13:00 WIB

Barcelona Puncaki Daftar Pemasukan Juara Liga Utama Eropa


Antara | Sepak Bola

JUARA La Liga Barcelona membukukan pendapatan operasional sebesar 839,5 juta euro pada musim 2018-2019 atau lebih banyak sekitar 200 juta euro dibandingkan juara lainnya di delapan liga utama Eropa. Hal itu terungkap dalam sebuah studi yang dilakukan perusahaan audit KPMG, Rabu (14/1).

Pendapatan juara Liga Spanyol itu melampaui pendapatan juara Ligue 1 Paris Saint-Germain (636 juta euro), jawara Bundesliga Bayern Muenchen (626 juta euro), dan juara Liga Primer Inggris Manchester City (610 juta euro).

Meski Barcelona telah memenangi dua gelar liga terakhir dan memimpin liga pada pertengahan musim ini, mereka memecat pelatih Ernesto Valverde dan menunjuk mantan pelatih Real Betis Quique Setien sebagai penggantinya pada Senin (13/1).

Baca juga: Tantangan Quique Setien Berjaya di Eropa

Studi KPMG ini juga mencakup Juventus di Serie A, Ajax Amsterdam di Eredivisie, juara Liga Primeira Portugal Benfica, dan pemenang Super Liga Turki Galatasaray, yang memiliki pendapatan terendah dari delapan klub (146 juta euro).

Pendapatan siaran, terutama dari siklus distribusi baru Liga Champions yang bernilai 1,976 miliar euro per tahun, menjadi faktor pendorong dalam pertumbuhan pendapatan sebagian besar klub.

Juara Serie A Juventus adalah pengecualian, dengan sistem distribusi pendapatan domestik Serie A yang baru memengaruhi pendapatan siaran, tetapi mereka mengalami peningkatan 30% untuk pendapatan komersial, terutama berkat kedatangan Cristiano Ronaldo.

"Tren yang paling mencolok untuk tahun ini adalah pendapatan dari hak siar pertandingan sebagai pendorong utama peningkatan pendapatan secara keseluruhan di tujuh dari delapan juara," kata kepala olahraga global KPMG dan penulis studi tersebut Andrea Sartori.

"Pada musim sebelumnya, pendapatan komersial adalah kontributor utama pertumbuhan," imbuhnya.

Biaya transfer Ronaldo dan upah tinggi juga menjadi kerugian Juventus setelah adanya kenaikan pajak sebesar 20,7 juta euro - satu-satunya klub di antara delapan klub yang mencatat kerugian.

Namun, delapan klub juara liga di Eropa itu mampu mengendalikan biaya staf dalam rasio ambang batas 70% dari biaya staf untuk pendapatan operasi, sebagaimana dipantau badan sepak bola Eropa UEFA.

Juara yang baru saja dinobatkan seperti Ajax dan Benfica memiliki peningkatan total pendapatan operasional year-on-year, dengan Ajax yang memenangi gelar juara Eredivisie pertama mereka dalam kurun lima tahun terakhir membukukan pertumbuhan 117%. (OL-2)

BERITA TERKAIT