15 January 2020, 10:00 WIB

BNPB Minta Warga Setop Kirim Pakaian Bekas


Nur Azizah | Humaniora

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta warga berhenti mengirimkan pakaian layak pakai ke korban bencana. Warga dipersilahkan membantu bila ada permintaan.

Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan banyak warga tidak berkoordinasi terlebih dahulu ketika mengirimkan bantuan. Alhasil, banyak bantuan yang tidak tepat guna.

"Ya ini kan bisa didata, makanya penting sekali posko. Tiap daerah harus punya posko untuk mengetahui kebutuhan tiap-tiap daerah," kata Doni di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (14/1).

Dengan begitu, lanjut dia, bantuan tidak mubazir. Alih-alih membantu, bau layak pakai justru menimbulkan tumpukan sampah.

"Ini kan subposko tiap daerah yang akan memberikan informasi lebih detail lagi sehingga bantuan dari luar tidak mubazir. Hanya memang pakaian atau perlengkapan yang tidak dibutuhkan jangan disalurkan masyakarat," pungkas dia.

Di sisi lain, Doni berterima kasih kepada seluruh relawan. Ia menyebut relawan cukup tanggap saat terjadi bencana.

Sebelumnya, BNPB sempat meminta warga berhenti mengirim pakaian layak pakai. Imbauan itu disampaikan di akun resmi @BNPB_Indonesia.

"Setop bantuan pakaian layak pakai untuk korban bencana kecuali ada permintaan. Jadikan pelajaran di berbagai lokasi bencana menjadi sampah berserakan mengakibatkan timbulnya masalah baru," isi imbauan tersebut. (OL-2)

BERITA TERKAIT