14 January 2020, 20:40 WIB

BI Himpun Dana Umat Melalui QRIS


Yose Hendra | Ekonomi

BANK Indonesia (BI) Perwakilan Sumatra Barat (Sumbar) meluncurkan QRIS (Quick Response Indonesian Standard) di Masjid Raya, Kota Padang, Selasa (14/1).

QRIS merupakan standar QR Code untuk pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking. Program itu dapat digunakan untuk penerimaan donasi zakat, infak, maupun sedekah pada masjid-masjid dan Baznas Sumbar

Kepala Perwakilan BI Sumbar Wahyu Purnama mengungkapkan, pemilihan Masjid Raya Sumbar sebagai pilot project QRIS pada rumah
ibadah untuk penerimaan zakat, infak dan sedekah karena masjid ini merupakan salah satu rumah ibadah utama di Kota Padang dan Sumatera Barat pada umumnya.

Menurut Wahyu, selain mudah, penggunaan QRIS untuk pembayaran donasi sosial juga sangat menguntungkan, karena pihak penyelenggara
(masjid atau lembaga sosial) tidak dikenakan biaya Merchant Discount Rate (MDR) MDR 0 persen.

Untuk proses implementasi program ini, lanjutnya, dengan penggunaan QR Code ini, proses untuk menghimpun sedekah dari jamaah bisa semakin mudah dan cepat. Caranya, masyarakat cukup scan QR Code yang tertera di masjid melalui gawai yang sudah terhubung dengan aplikasi dompet digital.

"Setelah di scan dengan mencantumkan nominal uang/saldo yang disedekahkan, secara otomatis uang itu akan masuk ke rekening bank milik masjid yang bersangkutan,'' kata Wahyu.

Dijelaskannya, pengurus masjid juga tidak perlu repot-repot menghitung uang sedekah dari jamaah. Pelaporan uang juga lebih akurat, meminimalisasi kesalahan dan efektivitas tenaga. Selain itu, penggunaan QRIS juga sebagai upaya mewaspadai adanya uang palsu, menghindari penyelewengan dan banyak lagi manfaat lainnya.

Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Padang, menyambut baik penggunaan QRIS (Quick Response Indonesian Standard) terhadap penerimaan donasi zakat, infak dan sedekah pada masjid-masjid dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar).

Dengan demikian, penghimpunan zakat, infak dan sedekah dari jamaah kini bisa melalui sistem non tunai alias tidak menggunakan uang 'cash' lagi.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang dan MES Kota Padang, kita tentu sangat menyambut baik atas diberlakukannya penggunaan QRIS di masjid-masjid dan Baznas Provinsi Sumbar termasuk Masjid Raya Sumbar selaku masjid terbesar di Kota Padang," ungkap Hendri dalam acara yang dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar dan para pimpinan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). (OL-11)

 

BERITA TERKAIT