14 January 2020, 14:02 WIB

Soal Demo, PSI: Jadi Pecutan Anies untuk Berbenah


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KETUA Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Idris Ahmad merespon soal unjuk rasa yang meminta Gubernur Anies Baswedan mundur dari jabatan. Ia mengatakan adanya unjuk rasa tersebut merupakan ketidakpuasan terhadap kinerja Anies terkait penanganan banjir.

"Aksi tersebut menjadi pecutan untuk berbenah dan kerja lebih lagi, agar banjir bisa ditanggulangi di Jakarta," ujar Idris kepada Media Indonesia, Jakarta, Selasa (14/1).

Diketahui, unjuk rasa atau demo diinisiasi oleh Politikus PDIP Dewi Tanjung. Undangan yang tersebar disebutkan nama kegiatan demo tersebut ialah 'Anies Mundur, Jakarta Bergerak Suara Rakyat Bersatu'. Demo tersebut berlangsung di depan Gedung Balai Kota Jakarta.

Baca juga: Antisipasi Demo di Balai Kota, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Selain itu, ada juga massa yang dikerahkan membela Gubernur Anies Baswedan yakni Bang Japar atau kepanjangan dari Kebangkitan Jawara dan Pengacara.

"Reaksi seperti itu artinya memang ada  ketidakpuasan terhadap kinerja gubernur dalam menangani banjir," kata Idris.

Sebanyak 659 personel gabungan dari Polda, Polres maupun Polsek bersiap melakukan pengamanan untuk demo tersebut. Terlihat dua mobil barikade bersiaga di dalam area Balai Kota.

Selain berdemo menuntut Anies, ratusan warga juga mengajukan gugatan class action. Diketahui, jumlah kerugian warga yang terdampak banjir mencapai Rp42,3 miliar dengan 243 orang yang mengajukan gugatan tersebut.(OL-5)

BERITA TERKAIT