14 January 2020, 13:45 WIB

Antisipasi Demo di Balai Kota, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan


Tri Subarkah | Megapolitan

GUNA mengantisipasi aksi unjuk rasa di depan Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas. Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, rekayasa lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan tersebut bersifat situasional.

"Karena memang satu jalur ditutup, tapi yang jalur sebelah kiri yang arah Gambir itu (penutupan) situasional aja ya," ungkap Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (14/1).

Baca juga: 659 Personil Gabungan Amankan Demo Pro-Kontra Anies di Balai Kota

Penutupan jalan yang dilakukan pihak kepolisian akan mempertimbangkan jumlah massa yang akan datang.

"Kita lihat situasi kekuatan massa yang ada karena memang kalau ada ya akan kita tutup. Kita akan alihkan semuanya nggak ada yang melewati ke Medan Merdeka Selatan," kata Yusri.

Unjuk rasa di depan Gedung Balai Kota akan digelar oleh dua kelompok yang bertentangan. Kelompok pertama diinisasi oleh Permadi Arya alias Abu Janda, Nyai Dewi Tanjung, Effendi Achmad dan Sisca Rumondor. Mereka menuntut agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mundur dari jabatannya karena dinilai gagal menangani banjir di Ibu Kota.

Sementara itu, unjuk rasa kedua digelar oleh organisasi pro Anies, yakni Jawara dan Pengacara Jaga Jakarta (Bang Japar). Kedua kelompok dijadwalkan akan melaksanakan aksinya sekira pukul 14.00 WIB.

Untuk menghindari bentrokan, sebanyak 659 personel kepolisian akan diturunkan. Polisi juga melakukan penyekatan antara kedua kelompok dengan barier dan kendaraan.

"Yang sebelah kanan itu yang kontra, yang sebelah kiri nanti yang pro," ungkap Yusri. (OL-6)

BERITA TERKAIT