14 January 2020, 09:20 WIB

5% Pompa di Jakarta Sedang Dalam Pemeliharaan Saat Banjir


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANTARA/Reno Esnir
 ANTARA/Reno Esnir
Petugas Dinas Sumber Daya Air memeriksa pompa air di rumah Pompa Waduk Setia Budi Timur, Jakarta

KEPALA Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf menyebut hanya 5% dari total 478 unit pompa yang sedang dalam pemeliharaan saat banjir melanda Jakarta pada 1 Januari lalu.

Sebanyak 5% pompa itu tersebar di beberapa rumah pompa. Meski demikian, Juaini menyebut angka itu tidak terlalu berpengaruh hingga mengakibatkan pihaknya gagal mengantisipasi banjir.

Sebab, mekanisme kerja pompa memang tidak bisa dikerahkan keseluruhan dalam satu waktu.

"Kan memang kalau ada 4 unit pompa hanya tiga yang boleh operasi, satu unit kita matikan untuk cadangan kalau yang tiga sudah panas dan harus dimatikan tapi pompa masih dibutuhkan. Laporan terakhir yang beroperasi 450-an. Berarti ada 1-2 rumah pompa sedang diperbaiki, nggak sampai 10%. Nggak semua pompa di satu rumah pompa yang rusak," kata Juaini di Balai Kota, Senin (13/1).

Baca juga: DPRD: Banjir di Jakbar karena Pompa Rusak dan Terendam

Penyebab banjir di beberapa tempat, menurutnya, ada berbagai sebab. Untuk kawasan Semanan, Jakarta Barat, ia mengakui banjir terjadi akibat pompa sudah terendam banjir serta daerahnya cekungan sehingga air sulit mengalir ke sungai.

Untuk mengatasi hal itu, ia berencana meninggikan rumah pompa di kawasan itu serta di beberapa kawasan lain yang mengalami hal serupa.

"Kalau pompa terendam nanti kita naikkan. Ada yang kerendam, listrik dimatikan. Ke depan kita amankan ekstra jadi nggak terganggu. Ini kita proses dengan anggaran darurat ini," ujarnya.

Pemprov DKI, lanjut Juaini, akan menurunkan anggaran dana darurat untuk menangani banjir. Namun, ia tidak dapat menjelaskan detail nilai dananya serta kapan akan diturunkan.

"Yang saya tahu itu untuk menangani, merehabilitasi, bisa juga untuk perbaikan pompa. Kapan atau berapa bukan saya. Saya tahunya kerjakan secepatnya saja," pungkasnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT