13 January 2020, 21:48 WIB

Quibi Siap Menggeser YouTube Hingga Tiktok?


Galih Agus Saputra | Weekend

BISNIS rintisan yang didukung Hollywood baru-baru ini mengklaim bahwa produknya akan menggeser posisi YouTube hingga TikTok. Quibi, nama produk tersebut, tengah bersiap menawarkan berbagai macam film hingga video pendek dan dirancang untuk para pengguna yang dewasa ini lebih banyak menghabiskan waktu menontonnya melalui perangkat seluler. 

Didirikan oleh Mantan Kepala Studio Disney sekaligus Pendiri DreamWorks, Jeffrey Katzenberg dan dipimpin oleh Mantan CEO Hewlett Packard (HP) Enterprise, Meg Whitman, Quibi memusatkan perhatiannya pada ide-ide besar dan kekuatan Hollywood. Produk ini juga dikabarkan mendapat dukungan dari sejumlah studio film dan perusahaan hiburan besar dengan nilai investasi mencapai US$1 miliar.

Persona bintang seperti Steven Spielberg hingga Chrissy Teigen turut digadang-gadang menjadi bagian dari produk yang akan dirilis pada 6 April mendatang ini. Para pengguna selanjutnya akan dibebani dengan biaya 5 dolar AS per bulan untuk layanan yang didukung iklan, dan 8 dolar AS per bulan untuk layanan dengan versi bebas iklan. Eksekutif Perusahaan Quibi berpendapat bahwa produk tersebut akan menjadi platform hiburan pertama yang dirancang khusus untuk ponsel. Dalam sebuah wawancara di acara tahunan di Las Vegas, Katzenberg menjuluki produknya sebagai "pendongeng profesional" yang dirancang untuk memberikan pengalaman menonton berkualitas tinggi.

Tetapi pertanyaan besarnya adalah, apakah inovasi yang ditawarkan melalui Quibi ini dapat menarik minat pemirsa seluler, terutama yang lebih muda dan sudah terbenam dalam lautan video pendek yang dapat ditonton secara bebas di YouTube dan layanan media sosial lainnya?  Belum lagi, layanan video-on-demand (vod) dan berbayar serupa juga telah memiliki banyak kompetitor, mulai dari GoPlay, Netflix, Amazon Prime Video, Hulu, hingga WarnerMedia dan NBCUniversal. (M-4)

BERITA TERKAIT