13 January 2020, 19:38 WIB

Mantan Panglima TNI Anggap Manuver Tiongkok Sebagai Tes


Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum

MANTAN Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto ikut angkat bicara soal manuver Tiongkok di Wilayah Perairan Natuna beberapa waktu belakangan ini.

Endriartono menyebut aktivitas kapal-kapal Tiongkok di Natuna lebih dari sekedar untuk mencari ikan melainkan kesempatan uji coba sejauh mana Indonesia mempertahankan kedaulatan wilayahnya.

"Manuver RRC di Laut Natuna utara, bukanlah sekedar nelayannya mencari ikan di wilayah yang diklaim sebagai wilayahnya. Itu test case," katanya  melalui akun twitternya @endrisutarto, Senin (13/1).

Menurut dia dalam upaya 'test case' tersebut Tiongkok sesungguhnya ingin mengetahui sejauh mana kekuatan Indonesia mempertahankan wilayahnya. Jika ternyata Indonesia dianggap lemah maka Tiongkok besar kemungkinan akan makin memperluas jangkauan penguasaannya.

"Kita lemah mensikapi, mereka lanjutkan dengan mengambil kekayaan lainnya karena kita dianggap mengakui klaim mereka. Maka cegah dengan upaya maksimal, tidak ada kompromi untuk itu," ucap Mantan Panglima TNI ke-14 tersebut (2002-2006).(OL-4)

BERITA TERKAIT