13 January 2020, 19:35 WIB

Pencarian Tiga Korban Longsor Sukajaya Dihentikan


Dede Susianti | Megapolitan

PENCARIAN tiga korban tertimbun longsor di Kampung Sinar Harapan, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dihentikan. Sebelumnya, masa pencarian telah diperpanjang hingga dua kali.

"Untuk pencarian dihentikan. Ini setelah ada kesepakatan dari keluarga, RT, RW. Kesepakatannya sudah ditanda tangani. Pencarian dihentikan dan sudah kita nyatakan meninggal," kata Danrem 061/Suyakencana, Brigadir Jenderal TNI Novi Helmi Prasetya, saat ditemui usai rapat membahas penanganan bencana di Pendopo, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (13/1).

Proses pencarian Amri, 60, Saroh, 26, dan Cici,10, telah dilakukan dengan menggunakan berbagai cara. Mulai dengan penyemprotan, penggunaan alat pendeteksi khusus, dan anjing pelacak, tetapi hingga hari ke-10, Minggu (12/1) kemarin, pencarian tidak membuahkan hasil.


Baca juga: Pemprov DKI Siap Hadapi Gugatan Class Action Korban Banjir


Pencarian sesi pertama dilakukan selama 7 hari sejak Kamis (2/1). Karena masih nihil, kemudian pencarian diperpanjang 3 hari, hingga Sabtu (11/1). Sempat direncanakan diperpanjang kembali hingga Selasa (14/1), kemudian diputuskan untuk dihentikan setelah Minggu (12/1) sore pencarian masih juga nihil.

Berdasarkan data dari Posko Utama Tanggap Darurat Bencana yang dikomandani Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letnan Kolonel Infantri Harry Eko, korban yang meninggal akibat longsor di Kampung Sinar Harapan seluruhnya ada tujuh orang. Empat orang ditemukan dan tiga orang lainnya yakni Amri, Cici, dan Saroh hilang atau tidak ditemukan.

Sementara secara keseluruhan akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi di 28 kecamatan di Kabupaten Bogor, korban luka-luka ringan sebanyak 517 orang, luka berat ada 12 orang, meninggal 7 orang saat kejadian, setelah kejadian karena sakit ada 4 orang, satu irang di luar kebencanaan, 4 orang hilang dan tidak ditemukan. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT