13 January 2020, 19:30 WIB

Pemprov DKI Siap Hadapi Gugatan Class Action Korban Banjir


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
 ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
 Perwakilan Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta 2020 Diarson Lubis (kanan) mendaftarkan perkara gugatan "class action" terkait banjir.

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menegaskan kesiapannya dalam menghadapi gugatan atau class action yang diajukan para korban banjir Jakarta di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Yayan Yuhanah pun menegaskan pihaknya mempersilahkan tiap warga menggunakan hak mereka untuk mengajukan gugatan hukum.

Baca juga: TNI Siap Bantu Korban Banjir Jakarta

"Ya disilahkan saja," kata Yayan saat dihubungi, Senin (13/1).

Menurut Yayan, ini bukan pertama kali Pemprov DKI digugat oleh korban banjir. Pada 2007 silam, Pemprov DKI pun digugat oleh para korban banjir.

Saat itu area yang tergenang hingga 455km persegi atau 70% wilayah Jakarta terendam banjir dan menimbulkan 48 korban jiwa hingga 276.333 warga mengungsi.

Namun, gugatan class action itu dimentahkan oleh pengadilan dan kemenangan berada di pihak Pemprov DKI.

"Waktu itu 2007 kita menang dan tidak dilanjutkan lagi," ujarnya.

Yayan pun menyebut pihaknya juga sudah menyiapkan tim pakar sebagai konsultan selama persidangan bergulir. (Put/A-2)

BERITA TERKAIT