13 January 2020, 18:18 WIB

Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Ledakan Bom di Bengkulu


Tri Subarkah | Nusantara

MI
 MI
Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Pol Asep Adi Saputra.

POLISI telah memeriksa 10 orang terkait ledakan bom yang terjadi di Desa Padang Serunaian, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, Bengkulu, Sabtu (11/1). Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra.

"Hari ini sudah diperiksa 10 saksi, terdiri dari perangkat desa dan masyarakat, kemudian sudah memgumpulkan barang bukti terkait peristiwa ledakan tersebut," kata Asep di Mabes Polri, Senin (13/1).

Baca juga: Polisi: Hacker Situs PN Jakpus Sudah Bobol Ribuan Website

Asep memastikan bahwa ledakan bom itu tidak terkait dengan jaringan terorisme. Ledakan bom teresebut, lanjutnya, dilatarbelakangi pemilihan kepala desa.

"Disimpulkan bahwa aksi ledakan ini tidak ada sama sekali jaringan terorisme, tapi latar belakangnya pergelaran pilkades wilayah tersebut," ungkap Asep.

Sebelumnya, bom yang diletakkan dalam sebuah tas meledak di depan rumah warga sekira pukul 06.40 WIB. Ledakan bom tersebut melukai satu orang bernama Halidin, 60, sang pemilik rumah.

Halidin dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan akibat ledakan bom yang mengenai badan dan kedua kakinya. (OL-6)

BERITA TERKAIT