13 January 2020, 17:51 WIB

'Citizen Law Suit' Banjir Jakarta Tak Ada Motif Politik


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Dok.MI
 Dok.MI
Azas Tigor Nainggolan

JURU bicara Tim Advokasi Banjir Jakarta 2020 Azas Tigor Nainggolan menepis anggapan bahwa gugatan citizen law suit yang diajukan untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas kerugian yang diakibatkan banjir bermuatan politis.

Menurutnya, gugatan ini murni datang dari warga Jakarta yang mengalami kerugian harta benda maupun imateril selama terjadinya banjir pada 1 Januari hingga 4 Januari lalu.

"Enggak, kami biasa menggugat pemerintah kok. Dalam hal ini biasa," ujar Azas di PN Jakpus, Senin (13/1).

Tim Advokasi Banjir Jakarta 2020 secara resmi mendaftarkan citizen law suit atas kerugian banjir yang terjadi pada 1 Januari lalu ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sore ini.

Azas menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi pihak tergugat.

"Pertanyaannya, apa sih dasar gugatannya. Dasar gugatannya, Gubernur DKI Jakarta lalai dalam menjalankan kewajiban hukumnya," ujarnya.

Ia juga menegaskan ada 243 warga yang mendaftarkan diri untuk mengajukan gugatan. Setelah diverifikasi jumlah kerugian yang dialami mencapai Rp42,3 miliar.

"Banjirnya kita tak bisa menyalahkan, karena banjir itu produk manusia. Artinya bisa dikontrol dan diprediksi. Ya kalau terjadi kerugian dalam banjir, ya itu berarti ada kesalahan pemerintah," tegasnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT